Modus AKP Deky Minta Duit Berkali-Kali ke Bandar: Janji Lindungi Jaringan Narkoba Hingga Buat Sertijab

3 weeks ago 8

Senin, 18 Mei 2026 - 09:00 WIB

Jakarta, VIVA – Fakta baru terus terungkap dalam kasus dugaan keterlibatan mantan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Barat, Ajun Komisaris Polisi Deky Jonathan Sasiang, dengan jaringan bandar narkoba Ishak di Kutai Barat, Kalimantan Timur.

Bareskrim Polri mengungkap AKP Deky diduga beberapa kali meminta setoran uang kepada jaringan Ishak dengan berbagai alasan. Mulai dari kebutuhan serah terima jabatan hingga malam pergantian tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Modus itu terungkap usai penyidik menangkap Mery Christine yang disebut sebagai calon istri sekaligus bendahara sindikat narkoba Ishak, serta Marselus Vernandus yang berperan sebagai penghubung antara Ishak dan AKP Deky.

“Marselus Vernandus bahwa yang bersangkutan berperan sebagai penghubung antara AKP Deky dengan Mery untuk diperkenalkan dengan tersangka Ishak, bandar narkoba yang beroperasi di wilayah Kutai Barat Kalimantan Barat,” tutur Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso, Senin, 18 Mei 2026.

Dari hasil pemeriksaan terhadap Marselus, terungkap adanya dugaan skenario penangkapan narkoba yang diminta AKP Deky demi kepentingan rilis akhir tahun.

“Yang meminta Marselus untuk bantu menyampaikan ke Mery agar disampaikan kepada tersangka Ishak untuk memancing saudara Fathur untuk menjual sabu miliknya lebih dari 1 Kg kepada tersangka Ishak agar bisa ditangkap berikut barang buktinya oleh AKP Deky sebagai bahan Rilis Tahunan,” katanya 

Tak hanya itu, AKP Deky juga disebut menjanjikan keamanan bagi bisnis haram jaringan Ishak apabila berhasil membantu membuat tangkapan besar tersebut.

“AKP Deky juga menjanjikan bahwa kalau berhasil memberikan tangkapan tersebut akan menjaminkan keamanan jaringan tersangka Ishak untuk beroperasi mengedarkan Narkoba di wilayah Kutai Barat, Kalimantan Timur,” ujarnya.

Sementara berdasarkan pemeriksaan terhadap Mery Christine, terungkap Ishak sempat datang menemui AKP Deky di rumahnya sekitar Oktober atau November 2025 untuk menyerahkan uang tunai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Memberikan uang sebesar Rp5.000.000 secara cash untuk bantu memantau bisnis narkoba tersangka Ishak dan Mery supaya tidak ada yang ganggu,” kata dia.

Namun, setoran itu ternyata belum berhenti. Sebulan kemudian, AKP Deky kembali meminta uang kepada jaringan Ishak, kali ini sebesar Rp50 juta dengan dalih kebutuhan serah terima jabatan atau sertijab.

Halaman Selanjutnya

“Setelah satu bulan AKP Deky meminta uang lagi Rp50 juta melalui perantara Marselus untuk disampaikan kepada Mery dengan alasan untuk sertijab (serah terima jabatan),” tutur dia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |