Mohammad Mohebi Selebrasi Gestur Pistol di Piala Dunia 2026, Bintang Iran Buka Suara

1 hour ago 1

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:45 WIB

VIVA – Penyerang Timnas Iran, Mohammad Mohebi sedang menuai kontroversi usai selebrasi gol saat menghadapi Selandia Baru dalam laga Grup G. Pertandingan yang berlangsung di Stadion SoFi, Los Angeles, Amerika Serikat, Selasa (16/6/2026), berakhir dengan skor imbang 2-2. 

Mohebi menjadi penyelamat Iran setelah mencetak gol pada menit ke-64 dan memastikan negaranya membawa pulang satu poin dari laga pembuka tersebut. Namun, momen perayaan gol Mohebi justru memicu perdebatan di media sosial dan kalangan pengamat sepak bola. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain berusia 27 tahun yang saat ini membela klub Rusia FC Rostov itu dianggap melakukan gerakan yang menyerupai simbol mengacungkan pistol. Gerakan tersebut membuat sebagian pihak meminta adanya pemeriksaan lebih lanjut, terlebih mengingat situasi politik yang menyelimuti kehadiran Iran di Piala Dunia 2026. 

Menanggapi kontroversi yang berkembang, Mohebi langsung memberikan klarifikasi usai pertandingan bersama kapten tim, Mehdi Taremi.

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Iran yang datang menonton di Los Angeles. Mereka menciptakan suasana yang luar biasa dalam pertandingan," kata Mohebi dikutip dari Mirror.

Ia menegaskan bahwa selebrasi tersebut tidak memiliki pesan tertentu dan murni muncul secara spontan di tengah euforia mencetak gol. Mohebi juga menyatakan bahwa gestur tersebut hanya ditujukan sebagai bentuk ekspresi kepada para pendukung yang hadir di stadion.

"Selebrasi itu muncul begitu saja dalam pikiran, saat itu juga. Saya melakukannya seperti ini [menggerakkan tangannya] dan saya ingin melakukannya seperti ini untuk semua penggemar. Ini hanya sebuah selebrasi, dan hanya itu," katanya.

Sementara itu, pemain Iran lainnya, Ramin Rezaeian, yang juga mencatatkan namanya di papan skor, mengakui bahwa selebrasi golnya memiliki makna politik. Saat menyamakan kedudukan pada babak pertama, Rezaeian merayakan gol dengan menutupi wajahnya menggunakan jersey.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski mengakui adanya pesan tertentu dalam selebrasi tersebut, Rezaeian memilih untuk tidak memperpanjang pembahasan mengenai persoalan politik. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di Piala Dunia adalah untuk berbicara mengenai sepak bola.

“Itu sesuatu yang politis (selebrasi golnya),” katanya. 

Halaman Selanjutnya

“Saya tidak ingin membicarakan itu. Kita di sini untuk menjawab pertanyaan sepak bola. Jika ada masalah di antara kita (rakyat Iran), itu urusan kita sendiri

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |