MUI Kecam Karnaval Maulid Mirip Ritual Satanik di Pekalongan: Bertentangan dengan Ajaran Islam

1 week ago 4

Selasa, 15 September 2026 - 00:00 WIB

Jakarta, VIVA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti gelaran Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Pekalongan, Jawa Tengah, yang menuai kontroversi lantaran menyajikan pertunjukan bernuansa mistik yang dinilai mirip dengan ritual satanik.

Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis menyatakan, atraksi menyeramkan yang menonjolkan simbol-simbol satanik serta aksi penyembelihan hewan secara sadis di muka umum sangat bertentangan dengan esensi ajaran Islam dan nilai-nilai mulia peringatan Maulid Nabi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karnaval yang sifatnya mendidik tentu boleh, tetapi ketika itu menjadi animisme atau sesuatu yang menakutkan, tentu sangat bertentangan dengan haflah Maulid Nabi,” Kiai Cholil di Jakarta, Senin.

Dalam SKNC 2026 yang viral di media sosial, pertunjukannya memperlihatkan para talent yang mengenakan kostum-kostum iblis membawa kitab berlambang mata satu, obor, serta penggunaan simbol pentagram terbalik yang secara universal diidentikkan dengan aliran satanik.

Hal yang paling menyita perhatian dan memicu keresahan masyarakat adalah adegan penyembelihan seekor kambing di tengah rangkaian acara pertunjukan.

Kiai Cholil memperingatkan bahwa penyembelihan hewan dengan cara yang tampak tidak beradab dan dijadikan tontonan horor sangat menyimpang dan bertentangan dengan syariat.

Dalam konteks memperagakan seni Islam dan keguyuban, Kiai Cholil mengingatkan jangan menyimpang menjadi tampilan setan-setan, atau menyembelih hewan dengan cara yang tidak baik, lehernya dipotong hingga terlepas dan seterusnya.

“Itu bukan ajaran Rasulullah,” ujar Kiai Cholil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah ini mengimbau panitia penyelenggara dan masyarakat luas agar mengisi bulan Maulid Nabi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran, lantunan shalawat, penyampaian mauidhoh hasanah (nasihat-nasihat baik), kisah teladan Nabi, serta penyediaan hidangan makanan sebagai bentuk syukur (sedekah).

Ketua Badan Pengurus DSN MUI ini berharap panitia di berbagai daerah dapat lebih selektif, bijaksana, dan berhati-hati dalam merancang ekspresi seni budaya. (Ant)

Simbang Kulon Night Carnival

Ngeri! Karnaval di Pekalongan Dikaitkan dengan Satanik gegara Adegan Potong Kepala Kambing

Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mendadak menjadi perbincangan setelah sejumlah video pertunjukan dalam karnaval malam itu.

img_title

VIVA.co.id

14 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |