Muzani soal Rencana Hadiri Pemakaman Ali Khamenei: Sebagai Utusan Presiden

1 week ago 3

Rabu, 8 Juli 2026 - 04:45 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua MPR RI Ahmad Muzani angkat bicara soal rencana menghadiri pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei

Muzani menegaskan dirinya hadir sebagai utusan resmi dari Presiden RI Prabowo Subianto yang mewakili negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya, Muzani menjelaskan dirinya dihubungi langsung oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono terkait rencana menghadiri pemakaman Ali Khamenei.

"Oh iya, memang saya dihubungi oleh Menteri Luar Negeri, bahwa Presiden meminta kami untuk mewakili rakyat dan bangsa Indonesia untuk bisa datang ke Iran menghadiri acara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei atas wafatnya beliau," kata Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 8 Juli 2026.

Muzani lantas menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Ali Khamenei.

"Atas nama bangsa Indonesia, rakyat, dan pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam," ucapnya.

Dia kemudian menjelaskan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto meminta dirinya dan Sugiono untuk mewakili negara menghadiri pemakaman Ali Khamenei. Kata dia, posisinya hadir di pemakaman itu sebagai utusan presiden.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maka pada hari itu, Presiden meminta kepada saya dan Menteri Luar Negeri untuk hadir pada acara tersebut. Dan insyaallah kami akan segera berangkat. Sedang diatur keberangkatannya oleh Kementerian Luar Negeri. Mungkin besok malam, tapi semuanya nanti akan dikoordinasikan oleh Menlu," ungkap dia.

"Saya diminta berangkat mewakili bangsa Indonesia pada saat itu untuk menghadiri acara pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Iya, sebagai utusan Presiden," pungkas Muzani.

Wakil Ketua MPR, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul

PDIP Heran Muzani Diutus Hadiri Pemakaman Ali Khamenei: MPR dan Presiden Sama-sama Lembaga Tinggi Negara

Bambang Pacul menjelaskan bahwa MPR dan Presiden merupakan lembaga tinggi negara yang berkedudukan sama. Tidak ada yang saling membawahi antarkeduanya.

img_title

VIVA.co.id

7 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |