VIVA – Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, membela para pemainnya setelah timnya menelan kekalahan mengejutkan 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026.
Kekalahan tersebut terjadi setelah Jerman melakukan rotasi pemain menghadapi Ekuador. Meski hasil laga tidak memengaruhi kelolosan Der Panzer ke fase gugur, performa tim menuai kritik karena dinilai tidak menunjukkan intensitas permainan seperti biasanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menanggapi kritik tersebut, Nagelsmann bereaksi tegas. Ia meminta publik menghentikan anggapan bahwa anak asuhnya tidak bermain maksimal.
Pemain Timnas Ekuador, Nilson Angulo usai cetak gol ke gawang JErman di Piala Dunia 2026
Photo :
- REUTERS/Dylan Martinez
"Tolong hentikan omong kosong ini, sungguh! Bukankah anak-anak itu ingin beraksi dengan kecepatan penuh?" ujar Nagelsmann dalam konferensi pers usai laga, dikutip FotMob Jumat 26 Juni 2026.
Menurut pelatih berusia 38 tahun itu, rotasi pemain memang dilakukan sebagai bagian dari strategi tim. Namun, hal tersebut bukan berarti para pemain yang diturunkan tidak menunjukkan keseriusan di lapangan.
"Tentu saja, kami melakukan perubahan yang berbeda dari yang mungkin kami lakukan pada saat-saat ketika kami sangat membutuhkan gol lain. Tetapi kami tidak bisa mengatakan kepada pemain mana pun bahwa dia tidak bermain maksimal, itu terlalu mencolok bagi saya," lanjutnya.
Nagelsmann mengakui masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki. Salah satunya adalah menjaga ketenangan setelah unggul lebih dulu agar struktur permainan tidak mudah berubah.
"Kita harus belajar bahwa setelah awal yang baik dan keunggulan di awal pertandingan, kita bisa bermain dengan lebih tenang, alih-alih tiba-tiba terlalu sering berganti posisi. Kita hanya perlu lebih sabar dan tetap lebih terstruktur dalam posisi kita," katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, Nagelsmann juga menilai faktor kelelahan menjadi salah satu penyebab performa tim menurun. Karena itu, staf pelatih sengaja melakukan banyak rotasi untuk memberi kesempatan kepada seluruh pemain sekaligus menjaga kondisi fisik skuad menjelang fase gugur.
"Kami sengaja melakukan banyak perubahan. Anda bisa melihat bahwa beberapa pemain juga kelelahan. Anda tidak bisa menyalahkan siapa pun karena semuanya sedikit lebih lambat dan membutuhkan waktu lebih lama. Kami mempercayai setiap pemain dalam skuad, dan harus memberi para pemain kesempatan untuk menunjukkannya," ucap Nagelsmann.
Update Daftar Tim Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang dan Australia Wakili Asia
Sebanyak 19 tim telah memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Australia, Belanda, Jepang, dan Swedia menjadi negara terbaru yang lolos ke fase gugur.
VIVA.co.id
26 Juni 2026

2 weeks ago
4











