Nasib Hong Myung-bo Makin Tragis! Bukan Cuma Diminta Dipecat, Kini Dilarang Masuk Toko-toko di Korea Selatan

3 hours ago 1

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:21 WIB

VIVA – Kemarahan publik Korea Selatan terhadap kegagalan tim nasional di Piala Dunia 2026 terus meluas. Setelah muncul desakan agar Hong Myung-bo dicopot dari kursi pelatih, kini mantan bek legendaris Taeguk Warriors itu menjadi sasaran aksi boikot yang tak biasa.

Sejumlah toko swalayan di Korea Selatan dikabarkan memasang pemberitahuan yang secara terang-terangan melarang Hong Myung-bo memasuki area usaha mereka. Fenomena tersebut menjadi simbol besarnya kekecewaan masyarakat setelah Korea Selatan gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan itu pertama kali diungkap media Vietnam Dan Tri yang mengutip SNE Sports. Dalam laporan tersebut disebutkan beberapa minimarket memasang tulisan yang menyatakan Hong Myung-bo tidak akan dilayani.

SNE Sports melaporkan Beberapa minimarket di Korea Selatan terlihat memasang tanda yang melarang Pelatih Hong Myung-bo masuk.

"'Ini terjadi setelah tim Korea Selatan tersingkir dari babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026," tulis laporan SNE Sports."

Aksi tersebut memang bukan kebijakan resmi, melainkan bentuk protes spontan dari sebagian pemilik toko dan penggemar sepak bola yang kecewa berat terhadap performa tim nasional.

Media berbahasa Inggris Korea Times juga mengabadikan salah satu papan pengumuman yang dipasang di depan sebuah minimarket. Dalam keterangannya disebutkan bahwa toko tersebut secara jelas menyatakan Hong Myung-bo tidak diterima untuk masuk.

Tak hanya masyarakat umum, kritik juga datang dari kalangan pengamat sepak bola. Komentator senior Korea Selatan, Park Moon Sung, bahkan mengaku sangat terpukul melihat penampilan negaranya di Piala Dunia.

"Tim mana pun bisa kalah dalam pertandingan sepak bola, tetapi kekalahan tim Korea Selatan ini berada pada level yang jauh lebih buruk. Kenyataan pahitnya adalah tim Korea Selatan memang pantas tersingkir," katanya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tim yang sebelumnya dipimpin oleh pelatih Hong Myung Bo tidak memenuhi syarat untuk melanjutkan partisipasi di turnamen ini," lanjut Park Moon Sung.

Komentar tersebut muncul setelah Korea Selatan kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir fase grup yang sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen.

Halaman Selanjutnya

Kegagalan tersebut juga memancing reaksi keras dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung. Beberapa jam setelah tim nasional dipastikan tersingkir, Lee meluapkan kekecewaannya melalui akun media sosial X.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |