Korea Selatan, VIVA - Tidak semua mobil flagship mampu bertahan di tengah perubahan selera pasar. Hal itulah yang kini dialami Kia. Pabrikan asal Korea Selatan tersebut dikabarkan akan menyuntik mati sedan mewah K9 setelah penjualannya terus merosot dalam beberapa tahun terakhir.
Kia K9, yang di Amerika Serikat sempat dipasarkan dengan nama K900, disebut akan mengakhiri masa produksinya pada akhir 2026. Keputusan itu menutup perjalanan sedan premium tersebut setelah bertahan selama sekitar 14 tahun sejak pertama kali diperkenalkan pada 2012.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seperti dilansir VIVA dari Carscoops, Kamis 9 Juli 2026, penghentian produksi dilakukan karena penjualan K9 sudah tidak lagi mampu bersaing di segmen sedan premium. Bahkan, Kia dikabarkan juga membatalkan rencana menghadirkan generasi penerus model tersebut.
Padahal saat pertama kali hadir, K9 digadang-gadang menjadi sedan paling mewah yang pernah dibuat Kia. Mobil ini menggunakan platform yang sama dengan Hyundai Equus, kemudian pada generasi keduanya yang meluncur pada 2018 berbagi basis dengan Genesis G80.
Meski beberapa kali mendapat pembaruan, termasuk facelift pada 2021 dan penyegaran pada 2024, performa penjualannya tidak kunjung membaik.
Data penjualan menunjukkan penurunan yang cukup drastis. Pada 2018, saat generasi kedua resmi meluncur, Kia mampu menjual 11.843 unit K9 di Korea Selatan. Namun pada 2025 jumlahnya tinggal 1.581 unit, atau turun sekitar 87 persen. Sementara selama enam bulan pertama 2026, penjualannya hanya mencapai 734 unit.
Sebaliknya, Genesis G80 yang berada di bawah merek premium Hyundai justru mencatatkan penjualan lebih dari 41 ribu unit sepanjang 2025. Hyundai Grandeur bahkan terjual lebih dari 71 ribu unit pada periode yang sama.
Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa konsumen mulai meninggalkan posisi K9 yang berada di tengah. Pembeli yang menginginkan kemewahan cenderung beralih ke Genesis, sedangkan mereka yang mencari sedan besar memilih model dengan harga lebih kompetitif.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain faktor pasar, spesifikasi K9 juga dinilai kurang mengikuti perkembangan. Mobil ini tidak pernah mendapat opsi mesin hybrid. Setelah mesin V8 dihentikan pada 2021, seluruh varian hanya mengandalkan mesin V6, termasuk versi 3.3 liter twin-turbo untuk tipe tertinggi.
Di pasar domestiknya, Kia K9 dijual mulai dari sekitar 60 juta won atau setara Rp710 jutaan. Sementara varian tertinggi dibanderol hampir 80 juta won, atau sekitar Rp940 jutaan.
Halaman Selanjutnya
Berakhirnya K9 juga menandai perubahan strategi Kia. Pabrikan tersebut dikabarkan akan mengalihkan anggaran riset dan pengembangan ke proyek yang dinilai lebih menjanjikan, terutama kendaraan listrik serta Purpose-Built Vehicle (PBV) yang kini menjadi salah satu fokus utama perusahaan.

6 days ago
11











