Rabu, 13 Mei 2026 - 11:58 WIB
VIVA – Negosiator utama Iran mendesak Amerika Serikat (AS) harus menerima rencana perdamaian terbaru Teheran atau menghadapi kegagalan, setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa gencatan senjata dalam perang Timur Tengah berada di ambang kehancuran.
Perang, yang meletus lebih dari dua bulan lalu dengan serangan AS-Israel terhadap Iran, telah menyebar ke seluruh Timur Tengah dan mengguncang ekonomi global meskipun ada gencatan senjata, berdampak pada ratusan juta orang di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kedua pihak menolak untuk membuat konsesi dan berulang kali mengancam untuk melanjutkan pertempuran, tetapi tampaknya tidak ada yang bersedia kembali ke perang habis-habisan.
"Tidak ada alternatif lain selain menerima hak-hak rakyat Iran sebagaimana diuraikan dalam proposal 14 poin. Pendekatan lain akan sepenuhnya tidak meyakinkan; hanya kegagalan demi kegagalan," kata Mohammad Bagher Ghalibaf dalam sebuah unggahan di X.
"Semakin lama mereka mengulur waktu, semakin banyak pembayar pajak Amerika yang akan menanggungnya."
Pentagon mengatakan pada hari Selasa bahwa biaya perang telah meningkat menjadi hampir US$29 miliar - sekitar US$4 miliar lebih tinggi dari perkiraan yang diberikan dua minggu lalu.
Iran mengirimkan proposal terbarunya sebagai tanggapan terhadap rencana AS sebelumnya, yang rinciannya masih terbatas.
Laporan media menyebutkan bahwa rencana Amerika tersebut mencakup nota kesepahaman satu halaman yang bertujuan untuk mengakhiri pertempuran dan menetapkan kerangka kerja untuk negosiasi tentang program nuklir Iran.
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan tanggapannya menyerukan pengakhiran perang di semua lini, termasuk di Lebanon, penghentian blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran, dan pembebasan aset Iran yang dibekukan di luar negeri berdasarkan sanksi yang telah lama berlaku.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun Trump mengecam tanggapan Teheran sebagai "sama sekali tidak dapat diterima", mengatakan bahwa Amerika Serikat akan menikmati "kemenangan penuh" atas Iran dan bahwa gencatan senjata yang telah menghentikan pertempuran selama lebih dari sebulan berada di ambang kehancuran.
Presiden AS kemudian mengatakan menjelang keberangkatannya pada hari Selasa untuk perjalanan ke China bahwa ia akan melakukan "pembicaraan panjang" dengan mitranya Xi Jinping tentang Iran, tetapi ia tidak membutuhkan bantuan Beijing untuk mengakhiri perang.
Halaman Selanjutnya
Sebagai bentuk pembangkangan, Garda Revolusi Iran mengatakan mereka melakukan latihan di Teheran yang bertujuan untuk "meningkatkan kemampuan tempur untuk menghadapi setiap gerakan musuh Amerika-Zionis", demikian dilaporkan media pemerintah pada hari Selasa.

5 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)
