Netanyahu Ingin Milter Israel Tak Bergantung AS, Hubungan 2 Negara Retak?

3 weeks ago 7

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:13 WIB

Jakarta, VIVA – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menyerukan militernya untuk mandiri dan tidak bergantung dengan Amerika Serikat (AS).

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu saat berbicara di hadapan para perwira cadangan dalam program pelatihan yang berlangsung di Tepi Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sangat menghargai dukungan yang telah kami terima dari teman-teman Amerika kami, tetapi kami perlu melepaskan diri dari ketergantungan dan membangun jaringan persenjataan independen kami sendiri," kata Netanyahu dilansir dari AFP, Rabu 24 Juni 2026.

Seruan itu muncul tak lama setelah Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.

Netanyahu menegaskan Israel harus memperkuat kemampuan industri pertahanannya sendiri agar tidak bergantung pada pasokan luar negeri.

"Hari ini saya katakan: Kita membutuhkan jaringan persenjataan independen kita sendiri. Kita harus memproduksi persenjataan kita sendiri," ujarnya.

Sejak berdirinya Israel pada 1948, Amerika Serikat menjadi pendukung utama negara tersebut melalui bantuan ekonomi dan militer. 

Berdasarkan data Council on Foreign Relations, total bantuan yang diterima Israel telah melampaui 300 miliar dolar AS, menjadikannya penerima bantuan terbesar dari Washington sejak 1946.

Dalam perjanjian kerja sama pertahanan yang ditandatangani pada 2016 dan mulai berlaku pada 2019, Israel memperoleh bantuan pembelian persenjataan sekitar 3,8 miliar dolar AS setiap tahun. Nilai tersebut setara dengan sekitar 15 persen anggaran pertahanan Israel dan akan berlangsung hingga 2028.

Pernyataan terbaru Netanyahu juga menyoroti hubungan yang belakangan semakin rumit dengan Presiden AS Donald Trump.

Kedua pemimpin diketahui memiliki perbedaan pandangan terkait penanganan konflik Iran dan dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah.

Dalam beberapa pekan terakhir, Trump secara terbuka mengkritik langkah Israel dalam konflik dengan kelompok Hizbullah di Lebanon. Menurutnya, eskalasi tersebut berpotensi mengganggu proses diplomasi dan upaya perdamaian dengan Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump juga pernah melontarkan kecaman kepada Israel dan Iran setelah kedua pihak dituduh melanggar kesepakatan gencatan senjata yang mengakhiri perang selama 12 hari pada tahun lalu.

Ketegangan antara Netanyahu dan Washington bukan kali pertama terjadi. Pada Mei 2025, di tengah perbedaan sikap terkait Iran, Netanyahu juga sempat menyampaikan gagasan agar Israel mulai "melepaskan diri" dari ketergantungan terhadap bantuan Amerika Serikat.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Presiden Pezeshkian: Tanpa Punya Rudal, Iran Akan Dihancurkan AS-Israel Seperti Gaza

Pernyataan itu disampaikan Presiden Iran saat melakukan kunjungan ke Pakistan,negara yang berperan sebagai mediator dalam upaya diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat

img_title

VIVA.co.id

24 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |