Netanyahu Sebut Putranya Jadi Target Rencana Pembunuhan Iran, Ini yang Terjadi di Florida

3 weeks ago 23

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:00 WIB

VIVA –Putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu diduga menjadi target rencana pembunuhan yang disusun Iran saat tinggal di Florida, Amerika Serikat. Hal tersebut dilaporkan media AS Newsmax pada Rabu, mengutip sumber dari aparat penegak hukum Amerika Serikat.

Laporan tersebut muncul sehari setelah Netanyahu mengatakan dalam wawancara melalui telepon dengan Channel 14 Israel bahwa Iran menargetkan salah satu putranya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Iran mencoba membunuh salah satu putra saya," kata dia dikutip dari laman The Times of Israel, Sabtu 29 Agustus 2026.

Netanyahu tidak menyebut putranya yang menjadi target maupun memberikan rincian lebih lanjut mengenai rencana tersebut. Namun, menurut sumber yang berbicara kepada Newsmax, intelijen Israel mengetahui pada Desember 2025 bahwa Iran berencana membunuh Yair di Florida. Saat itu, Yair diketahui menghabiskan sebagian besar waktunya di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut laporan tersebut, badan-badan intelijen meyakini agen-agen Iran telah berada di lapangan di wilayah Miami untuk memantau aktivitas dan pergerakan Yair Netanyahu.

Yair kemudian diminta segera meninggalkan Florida dan kembali ke Israel. Ia disebut langsung meninggalkan Amerika Serikat tanpa sempat membawa barang-barang miliknya dan sejak saat itu tinggal di Israel.

Dalam beberapa tahun sebelumnya, Yair Netanyahu memang banyak menghabiskan waktu di kawasan Miami. Gaya hidupnya yang dilaporkan mewah serta pengamanan yang dibiayai negara untuk melindunginya beberapa kali menjadi sorotan publik di Israel.

Keberadaannya yang cukup lama di luar negeri juga menuai kritik setelah pecahnya perang yang dipicu serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Sejumlah pihak mempertanyakan alasan putra perdana menteri tetap berada di luar negeri ketika ratusan ribu warga Israel harus menjalani tugas sebagai tentara cadangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam wawancara dengan Channel 14, Netanyahu membela keputusan pemerintah memberikan pengamanan kepada kedua putranya. Ia mengatakan, tanpa pengamanan tersebut, pihak yang berniat membunuh mereka akan berhasil.

Yair Netanyahu selama ini dikenal aktif dan kerap bersikap keras di media sosial. Ia sering menyampaikan pandangannya mengenai politik Israel, sekaligus melontarkan kritik terhadap lawan politik ayahnya, para pengkritik pemerintah, serta sejumlah kalangan media.

Halaman Selanjutnya

Aktivis sayap kanan dan podcaster yang dikenal vokal tersebut juga diketahui memiliki hubungan dengan sejumlah politisi dan tokoh publik sayap kanan jauh dari Eropa maupun Amerika Serikat.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |