Noda Kelam di Hangzhou, Badminton Indonesia Bertekad Bangkit di Asian Games 2026

5 hours ago 4

Selasa, 15 September 2026 - 09:23 WIB

VIVA – Tim badminton Indonesia membawa misi besar ke Asian Games 2026. Skuad Merah Putih ingin menebus kegagalan di Hangzhou empat tahun lalu, ketika untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia gagal membawa pulang medali dari cabang olahraga tersebut.

Pengalaman pahit di Asian Games 2022 Hangzhou menjadi bahan evaluasi bagi para pemain Indonesia. Kesalahan yang sama tidak ingin kembali terjadi ketika mereka bertanding di Nagoya, Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando, menegaskan para pemain harus tampil lebih berani untuk mengejar hasil terbaik di Asian Games 2026.

"Kegagalan di Asian Games Hangzhou kami jadikan pelajaran dan pengalaman. Kami harus perbaiki kesalahan, jangan diulangi lagi. Di Nagoya nanti kami harus tampil lebih berani," kata Leo dalam keterangan tertulis PBSI, Senin (14/9/2026).

Salah satu modal penting datang dari pasangan Daniel Marthin. Ia bersama Leo berhasil mengalahkan ganda putra nomor satu dunia, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, pada babak pertama China Masters.

Hasil tersebut menjadi tambahan kepercayaan diri sebelum tampil di Asian Games 2026. Namun, Daniel menyadari persaingan di Nagoya tidak akan mudah karena banyak pasangan kuat dari negara lain yang juga mengincar podium.

"Hari ini latihannya cukup baik dan programnya adalah menjaga latihan kami yang di Indonesia. Suasana di sini enak dan kebersamaan tim mulai terbangun. Semoga terus positif dari hari ke hari," ujar Daniel.

Persiapan juga terus dilakukan dari sektor tunggal putri. Pelatih Imam Tohari menyebut kondisi para pemain cukup baik setelah menjalani latihan perdana di Jepang.

Imam bahkan meningkatkan intensitas latihan untuk memastikan anak asuhnya semakin siap menghadapi pertandingan.

"Di hari pertama kondisi tunggal putri saya rasa sangat bagus semua. Makanya tadi intensitas latihannya sedikit saya naikkan agar hari-hari berikutnya semakin membaik," tutur Imam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Programnya ada pukulan-pukulan dan pergerakan di lapangan dengan speed yang sedang biar besok sudah bisa lebih biasa," sambungnya.

Indonesia mengirim 20 atlet untuk berlaga di cabang olahraga badminton Asian Games 2026. Komposisinya terdiri dari 10 atlet putra dan 10 atlet putri.

Halaman Selanjutnya

Pertandingan badminton Asian Games 2026 akan berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium pada 20-29 September. Skuad Indonesia dituntut menjaga fokus demi menghapus catatan kelam yang terjadi di Hangzhou.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |