PP Pelti Buka Suara Usai Janice Tjen Absen di Asian Games 2026

4 hours ago 4

Selasa, 15 September 2026 - 09:52 WIB

VIVA – Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, dipastikan tidak tampil di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keputusan tersebut diambil Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) demi menjaga peluang Janice tampil langsung di babak utama Australian Open 2027.

Sekretaris Jenderal PP Pelti, Andi Fajar, menjelaskan absennya Janice bukan keputusan mendadak. Pelti bersama tim pelatih telah menghitung secara matang dampak keikutsertaan Janice di Asian Games terhadap peringkat dunia dan peluangnya tampil di Grand Slam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini merupakan bagian dari program terencana agar Janice tetap berpeluang masuk ke babak utama Australian Open di Melbourne. Dia wajib mengamankan poin rangking yang sudah dikumpulkannya saat ini," ujar Andi Fajar di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Saat ini, Janice memiliki poin WTA yang sangat penting untuk dipertahankan hingga akhir musim 2026. Berdasarkan kalkulasi Pelti dan tim pelatih, setidaknya ada 405 poin yang menjadi modal krusial bagi petenis kelahiran Jakarta tersebut.

Jika Janice meninggalkan rangkaian turnamen WTA untuk tampil di Asian Games, poin tersebut berisiko hilang. Kondisi itu bisa membuat peringkatnya turun dan sekaligus mengancam peluang mendapatkan tiket langsung ke babak utama Australian Open 2027.

Terbentur Regulasi WTA

Pelti sebenarnya sudah berupaya mencari solusi agar Janice tetap bisa memperkuat Indonesia di Asian Games tanpa kehilangan poin.

Federasi bahkan telah melakukan pembicaraan dengan International Tennis Federation (ITF) dan WTA sejak sekitar setahun terakhir. Pelti juga mengirimkan surat resmi untuk meminta pengecualian terkait aturan pengurangan poin atau zero point apabila Janice harus meninggalkan turnamen WTA demi membela Indonesia.

Namun, WTA tetap menerapkan regulasi terkait turnamen wajib, termasuk WTA 1000 Beijing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelti menyatakan siap menanggung konsekuensi finansial apabila Janice tidak tampil di Beijing. Namun, persoalannya bukan sekadar denda administratif karena pengurangan poin tetap berlaku sesuai regulasi WTA.

Karena itu, Pelti akhirnya memilih opsi yang dinilai paling aman untuk perjalanan karier Janice. Keputusan Janice absen dari Asian Games 2026 juga tidak berdiri sendiri. Pelti menyebut sejumlah petenis papan atas dunia mengambil keputusan serupa karena benturan jadwal kompetisi.

Halaman Selanjutnya

Beberapa nama yang disebut antara lain mantan petenis nomor satu dunia asal Jepang, Naomi Osaka, serta juara US Open 2026 asal Kazakhstan, Elena Rybakina.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |