Jakarta, VIVA – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) membangun komunikasi dua arah dengan para mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dinilai penting agar penyusunan maupun pelaksanaan kebijakan berjalan lebih efektif serta mampu memperbaiki tata kelola program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Dorongan itu disampaikan usai Ombudsman RI menggelar pertemuan dengan Presidium Mitra MBG di Jakarta pada Kamis, 2 Juli 2026. Dalam audiensi tersebut, para mitra menyampaikan berbagai masukan, terutama terkait komunikasi dengan BGN yang dinilai belum berjalan secara optimal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Anggota Ombudsman RI Nuzran Joher mengatakan lembaganya ingin berperan sebagai penghubung sekaligus mediator agar aspirasi dari seluruh pihak dapat didengar sebelum kebijakan diambil.
"Ombudsman ingin menjadi katalisator dan mediator untuk membangun komunikasi, bagaimana kami harus mendengar aspirasi semua pihak dalam rangka mengambil keputusan agar lebih soft dan bisa diterima oleh masyarakat," ujar Nuzran, Rabu, 8 Juli 2026.
Aspirasi Mitra Akan Ditindaklanjuti
Nuzran menjelaskan berbagai masukan yang diterima dari mitra MBG akan dibahas lebih lanjut secara internal di Ombudsman RI.
Hasil pembahasan tersebut nantinya dapat dikembangkan melalui mekanisme Respons Cepat Ombudsman (RCO) maupun Investigasi Atas Prakarsa Sendiri (IAPS) sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola penyelenggaraan program MBG.
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang dapat memperkuat pelaksanaan program di lapangan.
Ombudsman Nilai Tata Kelola Masih Perlu Dibenahi
Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin mengungkapkan lembaganya sebelumnya juga telah memberikan sejumlah saran perbaikan kepada berbagai pihak terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Ia mengatakan aspirasi yang diterima dari para mitra akan menjadi bahan pertimbangan Ombudsman dalam menentukan langkah tindak lanjut.
Karena itu, Ombudsman memandang positif pertemuan dengan Presidium Mitra MBG sebagai upaya memperbaiki tata kelola program pemerintah tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Bagaimana pun niatan awal pemerintah sudah baik, tapi cara dan prosesnya yang perlu dibenahi dan dikoreksi. MBG ini salah satu program untuk menghidupkan ekonomi," kata Fikri.
Selain melakukan pembahasan internal, Ombudsman juga berencana menyampaikan hasil audiensi kepada Kepala Badan Gizi Nasional beserta pihak terkait lainnya.
Halaman Selanjutnya
Langkah tersebut dilakukan untuk membuka ruang dialog yang konstruktif antara pemerintah dengan para mitra pelaksana program.

6 days ago
3











