OPM Elkius Kobak Diyakini Pembakar Pesawat di Papua, TNI Keluarkan Peringatan Keras

1 week ago 2

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:30 WIB

Yahukimo, VIVA – Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto melontarkan peringatan keras kepada anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyusul insiden penembakan pilot dan pembakaran pesawat sipil PT Associated Mission Aviation (AMA) Air di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

TNI meminta seluruh anggota kelompok bersenjata tersebut segera menghentikan aksi kekerasan, meninggalkan hutan, dan meletakkan senjata. Jika tetap melakukan perlawanan bersenjata, TNI menegaskan akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami ingatkan kepada seluruh anggota TPNPB-OPM untuk menghentikan seluruh aksi kejahatan kemanusiaan, segera letakkan senjata dan kembali bergabung ke pangkuan Ibu Pertiwi," kata Lucky, Jumat, 3 Juli 2026.

Menurut Lucky, prajurit TNI memiliki dasar hukum untuk bertindak berdasarkan Rules of Engagement (ROE) sehingga setiap operasi tetap dilakukan secara terukur dengan menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia.

"Dan perlu digaris bawahi, TNI tidak akan pernah ragu mengambil tindakan tegas ketika berhadapan dalam situasi mendesak, mengingat prinsip salus populi suprema lex esto (keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi) senantiasa menjadi pedoman utama kami jika menghadapi situasi genting," ujarnya.

Dia menegaskan pembangunan Papua tidak dapat diwujudkan melalui aksi teror maupun kekerasan terhadap masyarakat. Menurutnya, berbagai aksi intimidasi, pembakaran fasilitas umum, hingga pembunuhan yang dilakukan kelompok bersenjata justru menghambat terciptanya keamanan dan kesejahteraan di Tanah Papua.

"Yang dilakukan oleh TPNPB-OPM, sejatinya adalah musuh bersama yang harus kita lawan dan kita hentikan," katanya.

Sementara itu, Komando Operasi TNI Habema mengungkap identitas kelompok yang diduga bertanggung jawab atas penembakan pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, serta pembakaran pesawat PT AMA Air PK-RCY di Yahukimo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letnan Kolonel Infanteri M. Wirya Arthadiguna mengatakan, berdasarkan informasi awal, aksi tersebut diduga dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak.

“Berdasarkan informasi awal yang diterima aparat keamanan, pembunuhan terhadap pilot serta pembakaran pesawat PT AMA Air dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak,” ujar Wirya.

Halaman Selanjutnya

Pasca-insiden tersebut, Koops TNI Habema langsung mengerahkan personel untuk melakukan penyisiran sekaligus memburu para pelaku.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |