Panitia dan Ajudan Danrem Pamungkas Damai dan Minta Maaf Terkait Keributan di Jogja Marathon

3 weeks ago 5

Senin, 22 Juni 2026 - 17:22 WIB

Jakarta, VIVA – Keributan yang sempat menyita perhatian publik dalam ajang Jogja Marathon akhirnya menemui titik terang.

Insiden yang melibatkan ajudan Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono dengan petugas pengawas lomba (marshal) dipastikan telah berakhir damai setelah kedua pihak duduk bersama melakukan mediasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini sebelumnya menjadi sorotan setelah video perdebatan di area lomba viral di media sosial (medsos). Dalam video tersebut, ajudan Danrem disebut dihentikan petugas karena tidak mengenakan nomor peserta atau BIB saat berada di lintasan lari menjelang garis finis.

Ramainya perbincangan di medsos mendorong pihak penyelenggara dan jajaran Korem 072/Pamungkas untuk segera melakukan klarifikasi. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat bahwa insiden tersebut dipicu kesalahpahaman yang terjadi di lapangan.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan proses mediasi berlangsung tidak lama setelah kegiatan marathon berakhir.

“Pihak panitia secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas ketidaktahuan tim pengawas di lapangan. Sementara Dandrem juga memaklumi ketegasan petugas demi menegakkan aturan keselamatan event,” ujarnya kepada wartawan, Senin, 22 Juni 2026.

Menurut Donny, komunikasi yang terjalin setelah kejadian membuat persoalan tersebut tidak berlarut-larut.

“Kedua belah pihak sepakat bahwa insiden ini murni kesalahpahaman komunikasi di lapangan dan telah diselesaikan dengan penuh rasa kekeluargaan,” kata dia.

TNI AD menjelaskan, akar persoalan bermula ketika nomor peserta milik ajudan Danrem diduga terlepas saat berlari di lintasan yang padat. Kondisi itu kemudian memunculkan kecurigaan dari petugas yang bertugas melakukan pemeriksaan terhadap peserta dan orang yang berada di jalur lomba.

“Namun dalam pelaksanaannya diduga nomor peserta tersebut terlepas saat berada di lintasan yang cukup padat sehingga menimbulkan kesalahpahaman saat pemeriksaan oleh petugas,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono terlibat perdebatan dengan marshal dalam ajang marathon di Yogyakarta.

Rekaman tersebut memicu berbagai reaksi publik dan menjadi perbincangan luas di dunia maya. Sorotan muncul setelah beredar narasi yang menyebut ajudan Brigjen Yuniar berada di lintasan lomba tanpa mengenakan nomor peserta atau BIB.

Halaman Selanjutnya

Banyak warganet memuji ketegasan marshal yang tetap menjalankan tugasnya untuk menertibkan jalur pelari. Menanggapi polemik yang berkembang, TNI Angkatan Darat memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |