PB Forki Targetkan 2 Emas di Asian Games 2026, Tantang Karateka Indonesia Taklukkan Jepang

1 week ago 4

Senin, 14 September 2026 - 23:38 WIB

VIVA – Enam karateka Indonesia resmi dilepas untuk bertarung di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. PB Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) memasang target tinggi dengan membidik dua medali emas dari nomor kumite dan kata.

Pelepasan tim karate Indonesia dipimpin langsung Ketua Umum PB Forki, Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, di kediamannya kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin 14 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Enam atlet yang akan memperkuat Indonesia adalah Christopher Edbert Setiabudi, Marzella Sekar Damayanti, Daniel Hutapea, M. Tegar Januar, Leica Al Humaira Lubis, dan Cok Istri Sanistya Rani.

Christopher dan Marzella akan tampil di nomor kata. Sementara Daniel, Tegar, Leica, dan Cok Istri turun di nomor kumite. Dari enam karateka tersebut, Leica menjadi salah satu tumpuan utama Indonesia untuk merebut emas. Ia akan bertanding di kelas kumite putri +68 kilogram.

Leica memiliki modal kuat setelah meraih medali emas pada Kejuaraan Asia Karate (AKF) 2026 di Bali, Juni lalu. Sementara di nomor kata, PB Forki berharap Christopher Edbert Setiabudi mampu memberikan kejutan.

Christopher sebelumnya meraih emas kata perorangan putra senior pada Kejuaraan Karate Asia Tenggara (SEAKF) 2026 di Ninh Binh, Vietnam.

Hadi Tjahjanto menegaskan PB Forki membidik dua emas di Asian Games 2026. Satu emas diharapkan datang dari kumite, sedangkan satu lainnya ditargetkan melalui nomor kata.

"Harapan kami yang jelas, yang sudah pasti kita dapatkan adalah emas untuk kumite. Kami tadi juga sudah challenge para atlet supaya bisa mendapatkan emas untuk nomor kata, bisa mengalahkan Jepang," kata Hadi.

"Yang ditargetkan emas adalah Leica di kumite. Untuk satu lagi, yang kata kita juga mengharapkan emas dari Christo. Saya lihat di lapangan, saya yakin mereka bisa mendapatkan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jepang menjadi salah satu rintangan terbesar bagi para karateka Indonesia. Sebagai tuan rumah, Negeri Sakura memiliki tradisi kuat dan rekam jejak panjang dalam berbagai kejuaraan karate internasional.

Hadi bahkan menjadikan keberhasilan mengalahkan Jepang sebagai tantangan tersendiri bagi tim Merah Putih. "Kalau kita lihat di event-event sebelumnya memang salah satu yang paling kuat adalah Jepang. Kalau kita bisa mengalahkan Jepang, itu kebanggaan kita semua," tuturnya.

Halaman Selanjutnya

PB Forki telah menyiapkan tim selama sekitar tujuh bulan. Persiapan tidak hanya difokuskan pada aspek fisik dan teknik, tetapi juga mempelajari kekuatan lawan serta berbagai skenario pertandingan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |