Pedagang Buah Pasar Kramat Jati Ngaku Diintimidasi Polisi, Polres Jakarta Timur Langsung Bergerak

1 week ago 9

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:30 WIB

Jakarta, VIVA - Polres Metro Jakarta Timur menyelidiki dugaan intimidasi ke seorang pedagang buah di Pasar Induk Kramat Jati. Pekakunya didugaseorang oknum perwira polisi.

"Kami sudah mendapatkan informasi yang telah beredar dari berbagai media sosial terkait hal tersebut. Tentunya, kami akan menelusuri kebenarannya, apakah memang seperti yang disampaikan di media sosial," tutur Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Timur, Ajun Komisaris Polisi Made Budi, Jumat, 3 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia memastikan pihaknya bakal melakukan penyelidikan secara menyeluruh guna memastikan fakta yang sebenarnya.

Katanya, proses pendalaman dilakukan dengan memeriksa seluruh pihak yang berkaitan dengan peristiwa itu. Pihaknya bakal minta keterangan, baik dari pedagang maupun anggota yang bertugas di lokasi.

Made Budi menyebutkan anggota yang bersangkutan dengan peristiwa tersebut adalah seorang perwira yang bertugas di kawasan Pasar Induk Kramat Jati.

"Anggota kepolisian yang bertugas di lokasi dan pedagang yang berada di lokasi akan kami minta keterangan mengenai seperti apa permasalahan yang terjadi. Anggota tersebut memang seorang perwira dan bertugas di lokasi itu," tuturnya.

Lebih lanjut, penyidik juga meminta keterangan dari pedagang sebagai pihak yang melaporkan dugaan intimidasi. Hal ini dilakukan agar proses klarifikasi berlangsung objektif dan mendapatkan penjelasan dari kedua belah pihak.

Polres Metro Jakarta Timur segera memproses persoalan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku apabila ditemukan adanya pelanggaran di lingkungan kepolisian.

"Kami akan melakukan pemanggilan. Apabila ada informasi lebih lanjut, kita sampaikan, semua akan diproses, dan kami meminta keterangan dari kedua belah pihak," katanya lagi.

Untuk diketahui, seorang pedagang buah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengaku mendapatkan intimidasi yang diduga dilakukan oleh seorang oknum perwira polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pedagang buah bernama Sutrisno itu menceritakan awalnya ia sedang melayani pembeli sekaligus mengatur barang dagangannya yang baru diturunkan dari kendaraan untuk dimasukkan ke dalam lapak.

"Memang dagangan saya sedikit maju. Saat itu, ada penertiban, saya dipanggil oleh Kapospol. Saya bilang nanti akan saya pindahkan karena saya tidak ada anak buah dan saat itu sedang proses bongkar muat," kata Sutrisno di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat.

Halaman Selanjutnya

Dia pun mengaku sudah menyampaikan hal serupa kepada petugas bahwa barang dagangannya segera dipindahkan setelah proses pelayanan pembeli selesai.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |