Pelajar Indonesia Dilatih Hadapi Isu Global Nyata

2 days ago 5

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Bekasi, VIVA – Kemampuan pelajar Indonesia dalam bidang diplomasi kembali mendapat sorotan. Melalui forum internasional Al-Muhajirien Model United Nations (AMUN) 2026, sejumlah siswa berhasil meraih penghargaan di tengah persaingan ketat.

Ajang yang digelar pada 11–12 April 2026 di Four Points by Sheraton Bekasi ini diikuti sekitar 200 delegasi dari 61 sekolah. Peserta berasal dari berbagai wilayah Jabodetabek hingga luar daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam forum tersebut, para siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menjalani simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa. Mereka dituntut menyusun posisi negara, menyampaikan argumen, hingga melakukan negosiasi dengan delegasi lain.

Sejumlah siswa dari sekolah di bawah naungan Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai berhasil mencatatkan prestasi. Total sembilan penghargaan diraih dalam berbagai kategori pada dua council utama.

Pada jenjang SMP di council UNESCO, Abiyyu Javier Rizqy dari SMPIA 6 Jaka Permai meraih penghargaan Best Delegate. Sementara Rekyan Syahla Calesta Maheswari dan Begawan Billy Kurniawan dari SMPIA 8 Kemang Pratama masing-masing memperoleh Honorable Mention dan Verbal Commendation.

Untuk jenjang SMA di council WHO, Ashilla Jasmin Sani berhasil meraih Most Outstanding Delegate. Selain itu, Aleshia Raihana Zahira dan Raihan Maulana Syachputra mendapatkan Honorable Mention.

Penghargaan Verbal Commendation juga diraih oleh Kenzie Athaya Refano, Almaira Balques Kemalputri, dan Rayhan Putra Nurdafa. Capaian ini menunjukkan kemampuan pelajar Indonesia dalam memahami isu global dan berkompetisi di forum internasional.

Ketua Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai, Mohammad Syafiudin, menjelaskan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil pembinaan yang terintegrasi. Program AGILE menjadi salah satu fondasi dalam membentuk kemampuan dasar siswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari proses pembinaan yang sudah kami tanamkan di sekolah,” ujarnya, dikutip Selasa 21 April 2026. Ia menekankan pentingnya kemampuan komunikasi, berpikir kritis, dan keberanian berpendapat.

Sementara itu, Presiden International Global Network, Muhammad Fahrizal, menyebut bahwa Model United Nations memberikan pengalaman nyata bagi pelajar. Peserta diajak memahami isu global sekaligus mengembangkan cara berpikir internasional.

Ilustrasi dapur MBG atau SPPG

BGN Ungkap Jenis Makanan Ini Bisa Buat Siswa Gangguan Pencernaan

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan jenis-jenis makanan dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan.

img_title

VIVA.co.id

20 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |