VIVA – Pelatih Prancis, Didier Deschamps tak mencari-cari alasan setelah langkah Prancis terhenti di semifinal Piala Dunia 2026. Pelatih Les Bleus itu mengakui Spanyol tampil lebih superior dan layak melangkah ke partai puncak usai menang 2-0 di Dallas Stadium, Texas, Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB.
Kekalahan tersebut mengubur ambisi Prancis untuk tampil di final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Di sisi lain, Spanyol memastikan tiket ke final berkat permainan disiplin, dominasi lini tengah, dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Deschamps menilai anak asuh Luis de la Fuente memang berada satu level di atas timnya sepanjang pertandingan. Menurutnya, Prancis gagal menampilkan permainan yang selama ini menjadi kekuatan mereka di turnamen.
"Jelas, tim Spanyol ini sangat kuat dan mereka membuktikannya malam ini," kata pelatih Prancis, Deschamps dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Reuters.
Pelatih berusia 57 tahun itu mengakui performa Les Bleus jauh dari standar yang mereka tampilkan sejak fase grup.
"Kami sedikit berada di bawah level permainan kami biasanya dan membuat lebih banyak kesalahan teknis dibanding pertandingan-pertandingan sebelumnya. Secara fisik kami juga tertinggal satu langkah," ujarnya.
Padahal, sebelum laga semifinal, lini depan Prancis menjadi salah satu yang paling produktif di Piala Dunia 2026. Namun, kombinasi Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise gagal memberikan ancaman berarti karena rapatnya organisasi pertahanan Spanyol.
Deschamps menegaskan sejak awal dirinya memahami kualitas La Roja. Karena itu, satu-satunya cara untuk menang adalah bermain sempurna, sesuatu yang gagal dilakukan timnya.
"Kami tahu kualitas yang dimiliki Spanyol. Untuk memiliki peluang lolos, kami harus bermain pada level terbaik kami. Namun kami tidak mampu melakukannya," katanya.
Menurut Deschamps, bukan hanya kesalahan yang dilakukan pemain Prancis yang menjadi penyebab kekalahan. Ia juga memberikan apresiasi kepada Spanyol yang sukses memutus alur permainan Les Bleus.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Mereka sangat bagus dalam membangun permainan dan membaca arah umpan untuk melakukan intersep. Kami tidak menemukan solusi," ucap Deschamps.
"Fakta bahwa kami gagal menampilkan kualitas menyerang dan teknik seperti yang kami perlihatkan sepanjang turnamen memang sebagian adalah kesalahan kami sendiri. Namun, Spanyol juga pantas mendapat pujian karena berhasil mencegah kami memainkan permainan terbaik," sambungnya.
Halaman Selanjutnya
Situasi Prancis semakin sulit setelah bek tengah William Saliba mengalami cedera hamstring pada babak pertama dan terpaksa ditarik keluar. Adrien Rabiot yang sudah mengantongi kartu kuning juga tak bisa bermain leluasa di lini tengah.

4 hours ago
2











