Pelatih Spanyol “Marah” Lamine Yamal Dibandingkan dengan Messi dan Maradona, Ini Alasannya

4 hours ago 1

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:14 WIB

VIVA – Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan peringatan keras terkait narasi yang terus berkembang mengenai Lamine Yamal. Menurutnya, menyandingkan wonderkid Barcelona itu dengan legenda sepak bola seperti Lionel Messi dan Diego Maradona justru bisa menjadi beban yang menghambat perkembangan sang pemain.

Meski demikian, De la Fuente tidak menampik bahwa Yamal berada di level talenta yang sangat langka. Ia bahkan menyebut sang winger masuk dalam kategori “jenius” yang tidak umum, sejajar dengan tokoh-tokoh besar dalam sejarah seni seperti Michelangelo dan Salvador Dalí.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang laga penting Spanyol kontra Arab Saudi di Atlanta, sorotan terhadap Yamal semakin besar. Setelah hanya tampil singkat pada laga pembuka melawan Cape Verde, publik mulai menuntut agar pemain 18 tahun itu diturunkan sejak menit awal.

Namun, De la Fuente menegaskan pendekatan hati-hati tetap menjadi prioritas. Ia menolak keras perbandingan berlebihan yang diarahkan kepada anak asuhnya.

“Ini akan menjadi kesalahan jika membandingkannya dengan siapa pun,” ujar De la Fuente. “Dia masih 18 tahun, masih dalam proses berkembang dan matang. Kita harus membiarkan dia menjalani jalannya sendiri.”

Ia menambahkan bahwa pemain dengan bakat luar biasa seperti Yamal memang terlihat istimewa sejak awal, tetapi tetap membutuhkan ruang untuk tumbuh tanpa tekanan berlebihan.

“Mereka adalah jenius, seperti Salvador Dalí atau Michelangelo. Apa yang tampak luar biasa bagi kita, bagi mereka adalah hal yang alami,” lanjutnya.


Yamal datang ke turnamen dalam kondisi belum sepenuhnya bugar setelah cedera otot pada April. Ia baru mencatatkan sekitar 20 menit bermain di laga pertama, dan bahkan mengakui belum siap untuk bermain penuh selama 90 menit.

De la Fuente pun belum memastikan apakah sang winger akan turun sebagai starter melawan Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami akan mengevaluasi. Yang penting dia ada di sini dan dalam kondisi baik,” katanya. “Bisa 55 menit, 60 menit, atau lebih, semuanya tergantung kebutuhan tim.”

Meski hasil imbang di laga pembuka sempat mengecewakan, pelatih Spanyol menegaskan tidak ada masalah internal dalam skuadnya. Ia juga menepis anggapan bahwa sorotan besar terhadap Yamal bisa mengganggu harmoni tim.

Halaman Selanjutnya

“Kami memiliki atmosfer yang sehat. Semua pemain memahami peran masing-masing, termasuk Lamine,” tegasnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |