Pemain MU Kena Sanksi Akibat Ucapan Homofobik

4 hours ago 1

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:25 WIB

VIVA – Kabar mengejutkan datang dari akademi Manchester United F.C.. Talenta muda mereka, Jack Fletcher, resmi dijatuhi sanksi berat oleh The Football Association (FA) usai mengakui melakukan ucapan bernada homofobik dalam sebuah pertandingan.

Jack yang merupakan putra legenda lini tengah MU, Darren Fletcher, dinyatakan melanggar aturan FA terkait perilaku tidak pantas yang mengacu pada orientasi seksual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden itu terjadi dalam laga EFL Trophy antara tim cadangan Manchester United melawan Barnsley pada 21 Oktober 2025. FA menyebut pelanggaran tersebut masuk kategori “aggravated breach” atau pelanggaran yang diperberat karena mengandung unsur referensi terhadap orientasi seksual.

Pemain 18 tahun itu mengakui tuduhan dan memilih sidang tertulis. Hasilnya, ia dijatuhi larangan bermain enam pertandingan, denda sebesar 1.500 poundsterling, serta diwajibkan mengikuti program edukasi.

Sebelumnya, Fletcher sudah menerima kartu merah dalam laga tersebut dan mendapat hukuman dua pertandingan. Kini, ia mendapat tambahan empat laga lagi. Tiga di antaranya sudah dijalani, dengan catatan hanya pertandingan kompetitif non-tim utama yang dihitung.

Fletcher pun menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia mengaku menyesal atas kata-kata yang diucapkannya dalam situasi panas pertandingan. Fletcher menegaskan tidak memiliki niat menghina secara homofobik, namun tetap memahami bahwa bahasa tersebut tidak bisa diterima dalam bentuk apa pun.

Ia juga menekankan bahwa insiden itu tidak mencerminkan nilai dan keyakinan pribadinya.

Sikap Tegas Manchester United

Pihak Manchester United juga langsung bergerak. Klub menyatakan telah bekerja sama dengan Jack untuk memperkuat pemahamannya terkait bahasa diskriminatif dan dampak buruknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain program rutin akademi tentang keberagaman dan inklusi, Fletcher juga akan mengikuti pelatihan tambahan melalui FA. Klub menegaskan komitmennya sebagai institusi yang inklusif dan terbuka untuk semua.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa sepak bola modern tak memberi ruang bagi diskriminasi dalam bentuk apa pun—bahkan untuk pemain muda sekalipun.

Manajer Manchester United, Michael Carrick

Alarm Bahaya untuk MU Jelang Lawan Newcastle United

Kabar kurang sedap menghantam Manchester United F.C. jelang duel panas kontra Newcastle United F.C. di St James’ Park. Setan Merah dipastikan tak tampil dengan kekuatan p

img_title

VIVA.co.id

4 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |