Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditembak Polisi, Ternyata Korban Dipilih Secara Spontan

5 hours ago 1

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:30 WIB

Jakarta, VIVA – Polisi mengungkap motif di balik pembunuhan pengemudi ojek online (ojol) berinisial ATP di kawasan Perumahan Vila Taman Bandara, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Tersangka RD alias D (25) mengaku nekat beraksi karena terdesak kebutuhan biaya pernikahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelarian RD berakhir setelah tim gabungan Subdirektorat Reserse Mobil (Subdit Resmob) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkapnya di sebuah kontrakan di kawasan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa dini hari, 14 Juli 2026.

Namun, saat hendak diamankan, tersangka melakukan perlawanan sehingga polisi mengambil tindakan tegas terukur.

"Pelakunya sendiri sudah kita amankan sekitar pukul 00.30 Selasa dini hari tadi,” kata Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Polisi Arief Ryzki Wicaksana, Rabu, 15 Juli 2026.

Arief mengatakan, usai melakukan pembunuhan, pelaku sempat melarikan diri dari lokasi kejadian maupun dari kediamannya.

"Dia juga sempat kabur dari TKP dan dari kediamannya. Dia melakukan perlawanan terhadap anggota yang melakukan penangkapan dan pengejaran sehingga kami dari Subdit Resmob Polda Metro Jaya melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku tersebut,” kata dia.

Dari hasil pemeriksaan, penyidik mengungkap bahwa ATP bukan target yang sudah direncanakan sebelumnya. Korban dipilih secara spontan ketika pelaku melihat korban sedang tertidur di basecamp ojol dengan sepeda motor terparkir tak jauh dari lokasi.

"Untuk korban tidak ditarget, namun spontan saat korban sedang berjalan, lalu melihat korban sedang tidur dengan posisi sepeda motor tidak jauh dari posisi korban,” kata Arief.

Penyidik juga mengungkap pengakuan mengejutkan dari RD. Sebelum melakukan aksi, ia mengaku sempat berniat mengakhiri hidup lantaran tidak memiliki uang untuk membiayai pernikahannya. Namun, niat tersebut berubah ketika melihat korban sedang tertidur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari hasil interogasi kami, niatan awalnya pelaku ini mau bunuh diri karena bingung untuk cari uang untuk memenuhi biaya pernikahan. Saat berjalan, dia melihat korban sedang tidur. Pelaku niat awalnya mengambil motor korban, lalu dia mencoba merogoh kantong korban untuk mencari kunci sepeda motor,” ujarnya.

Aksi pencurian itu gagal setelah korban terbangun dan berusaha melawan. Dalam situasi tersebut, pelaku kemudian menikam korban.

Halaman Selanjutnya

"Saat proses mencari kunci sepeda motor itu, korban terbangun dan melakukan perlawanan. Lalu setelah itu pelaku menusuk korban,” ucap Arief.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |