Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menyiapkan berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kerja, mulai dari pemagangan bagi lulusan baru (fresh graduate), program vokasi, hingga pelatihan (retraining) bagi masyarakat yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Dia menilai penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi penting, untuk meningkatkan daya saing perekonomian nasional di tengah perubahan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berkembang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Indonesia tumbuh sebetulnya dalam semester satu di 5,45 persen dan itu tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Indonesia juga berhasil menjaga pertumbuhan di atas 5 persen dalam 13 tahun terakhir, dan kemudian kita berhasil menjaga inflasi juga rendah relatif 2,8 persen. Nah kemudian Bapak Presiden mendorong penguatan SDM,” kata Airlangga dalam keterangannya, Minggu, 30 Agustus 2026.
Maganghub Kemnaker
Photo :
- Tangkapan layar Maganghub Kemnaker
Salah satu upaya yang didorong pemerintah yakni program pemagangan bagi 120 ribu hingga 150 ribu lulusan baru, untuk mendapatkan pengalaman kerja di industri selama enam bulan. Program tersebut didukung pembayaran upah oleh pemerintah dengan anggaran yang disiapkan mencapai Rp 4,14 triliun.
Selain menyasar lulusan perguruan tinggi, pemerintah juga menyiapkan program vokasi bagi 220 ribu lulusan SMK agar dapat masuk ke industri. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,12 triliun untuk program tersebut.
Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan program retraining bagi masyarakat yang terdampak PHK. Pelatihan itu diarahkan agar tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan bisa kembali memenuhi kebutuhan tenaga kerja di dalam negeri maupun membuka peluang bekerja di luar negeri.
Menurut Airlangga, penguatan SDM semakin penting seiring perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), yang diproyeksikan membawa perubahan besar terhadap berbagai sektor ekonomi.
“AI ini adalah salah satu revolusi industri ke depan. Sesudah industri 4.0 dia lari ke AI dan AI aplikasinya sangat luar biasa di berbagai sektor. Jadi ini beberapa game changer yang ada ke depan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pemerintah juga mulai membangun kapasitas SDM untuk mendukung pengembangan ekosistem semikonduktor melalui kerja sama dengan Arm Limited, salah satu perusahaan utama di bidang desain semikonduktor.
Dalam kerja sama tersebut, Indonesia menargetkan sebanyak 15 ribu peserta mendapatkan pelatihan untuk dapat masuk ke dalam ekosistem semikonduktor.
Halaman Selanjutnya
Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menuturkan, penguatan SDM perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan perkembangan ekonomi dan kebutuhan dunia kerja.

3 weeks ago
13





















