Pemotor Ngaku Anggota TNI Saat Ditegur Naik Trotoar dan Lawan Arus, Kodim Depok: Pekerjaannya Karyawan Swasta

1 week ago 5

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:00 WIB

Depok, VIVA – Video seorang pengendara sepeda motor yang mengaku sebagai anggota TNI saat ditegur karena melintas di atas trotoar dan melawan arus di Jalan Kartini, Kota Depok, viral di media sosial.

Belakangan, klaim tersebut dipastikan tidak benar. Komandan Kodim (Dandim) 0508/Depok Kolonel Ginanjar menegaskan pria dalam video tersebut bukan prajurit TNI. Kepastian itu diperoleh setelah pihaknya melakukan penelusuran terhadap identitas pengendara yang bersangkutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang bersangkutan bukan anggota TNI," tuturnya kepada wartawan, Minggu, 5 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pria tersebut diketahui berprofesi sebagai karyawan swasta. Bahkan, TNI telah meminta yang bersangkutan membuat klarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.


"Pekerjaan sebagai karyawan swasta," katanya.

Adapun peristiwa itu bermula ketika seorang pejalan kaki memergoki pengendara motor melintas di atas trotoar yang merupakan fasilitas khusus bagi pejalan kaki. Tak hanya itu, pengendara juga diketahui melawan arah sehingga memicu teguran.

Dalam video yang beredar, perekam mengingatkan bahwa trotoar bukan diperuntukkan bagi kendaraan bermotor. Salah satunya dipostin akun Instagram @depokfeed 

"Ini untuk pejalan kaki, bukan untuk motor. Ini kan anda turun di sini, ya jangan ditiru kalau ada yang salah," ujar perekam video.

Alih-alih meminta maaf, pengendara justru mengaku sebagai anggota TNI.

"Saya ini anggota, bukan apa-apa," kata pemotor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perekam kemudian menegaskan bahwa status apa pun tidak dapat dijadikan alasan untuk melanggar aturan lalu lintas.

"Saya nggak peduli anggota atau bukan. Saya mau ke Gereja, jangan bikin saya emosi. Seharusnya kalau bapak tentara tidak mengkuti yang tidak benar," kata perekam video itu lagi.

Pameran motor klasik

Motor Klasik Naik Daun, Perawatan Jadi Tantangan

Tak hanya dijadikan koleksi, banyak motor Jepang keluaran era 1980-an hingga 1990-an yang masih aktif digunakan untuk berkendara maupun mengikuti berbagai kegiatan.

img_title

VIVA.co.id

4 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |