Pengakuan 'Iseng' Tak Menyelamatkan, Pengirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah! Kini Jadi Tersangka

1 day ago 1

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:05 WIB

Jakarta, VIVA – Aksi Maulana Yunus (34) yang menyebarkan ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kini berbuntut panjang. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, polisi resmi menetapkannya sebagai tersangka.

Status hukum Maulana dinaikkan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup terkait aksi teror yang sempat memicu kepanikan di lingkungan sekolah pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Iskandarsyah mengatakan, penyidik telah meningkatkan status Maulana dari terperiksa menjadi tersangka.

"Sudah ditetapkan tersangka," kata Iskandarsyah, Selasa, 14 Juli 2026.

Dalam perkara ini, Maulana dijerat Pasal 601 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait ancaman kekerasan yang bertujuan menimbulkan teror atau rasa takut secara meluas. Pasal tersebut mengatur ancaman pidana paling singkat tiga tahun, paling lama 20 tahun penjara, hingga pidana penjara seumur hidup.

Sebelumnya diberitakan, dalih mengejutkan disampaikan pria berinisial Maulana Yunus (34) yang ditangkap usai mengirim ancaman bom ke SDN Srengseng Sawah 15 pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Kepada penyidik, pelaku mengaku aksi yang membuat kepanikan pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) itu hanya dilakukan karena iseng.

Namun, kepolisian tidak lantas menerima begitu saja pengakuan tersebut. Penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya motif lain di balik teror yang sempat mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Iman Imannudin mengatakan, pengakuan pelaku masih sebatas hasil pemeriksaan awal.

"Satu orang yang melakukan untuk motif dari pelaku sementara hasil dari permintaan keterangan yang bersangkutan, yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja," ujarnya, Senin, 13 Juli 2026. 

Mendikdasmen Abdul Mu'ti hadiri MPLS di SD Srengseng Sawah 15, Jakarta

Mendikdasmen Cek MPLS di SD Srengseng Sawah 15 Usai Teror Bom, Beri Trauma Healing

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengikuti senam bersama guru dan para murid. Ia kemudian mengajak seluruh siswa memulai tahun ajaran baru dengan semangat dan optimis

img_title

VIVA.co.id

14 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |