Pengakuan Jujur Ancelotti Usai Brasil Dipecundangi Norwegia

1 week ago 11

Senin, 6 Juli 2026 - 10:48 WIB

VIVA – Mimpi Brasil mengakhiri penantian gelar juara dunia kembali pupus. Selecao harus angkat koper dari Piala Dunia 2026 setelah takluk 1-2 dari Norwegia pada babak 16 besar.

Kekalahan itu membuat Brasil kembali gagal mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung sejak terakhir mengangkat trofi Piala Dunia pada 2002.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski kecewa, pelatih Brasil Carlo Ancelotti memilih melihat kegagalan tersebut dari sisi yang berbeda. Juru taktik asal Italia itu mengaku sedih dengan hasil yang diraih timnya, namun tetap menganggap perjalanan bersama Selecao di Piala Dunia sebagai pengalaman yang berharga.

"Inilah sepak bola, inilah olahraga. Terkadang Anda harus menerima rasa sedih karena kekalahan. Saya sudah terbiasa dengan situasi seperti ini," ujar Ancelotti usai pertandingan.

Ancelotti mengaku hasil akhir memang menyakitkan. Namun, ia merasa memiliki kesempatan berharga bisa bekerja bersama skuad Brasil selama turnamen berlangsung.

"Dari sisi hasil tentu kami sangat sedih. Tetapi bagi saya, ini tetap menjadi pengalaman yang indah," lanjut mantan pelatih Real Madrid tersebut.

Menurut Ancelotti, pengalaman indah yang dimaksud bukan karena hasil di lapangan, melainkan kebersamaan dengan para pemain yang dinilainya menunjukkan semangat, kerja keras, dan suasana positif sepanjang Piala Dunia 2026.

Meski gagal melangkah lebih jauh, Ancelotti merasa Brasil sebenarnya tidak layak kalah dari Norwegia.

Ia menilai Selecao tampil cukup baik sepanjang turnamen, bahkan seharusnya mampu mengamankan kemenangan pada laga babak 16 besar tersebut.

"Kami memang tidak menjalani Piala Dunia yang luar biasa, tetapi saya rasa penampilan kami cukup bagus. Khusus pada pertandingan hari ini, saya merasa kami pantas menang," katanya.

Pelatih berusia 67 tahun itu juga menegaskan kekalahan ini tidak akan membuat Brasil berhenti berkembang.

Ancelotti mengajak seluruh tim untuk menjadikan kegagalan sebagai titik awal membangun kekuatan baru demi menghadapi tantangan berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat kekalahan datang, Anda harus melihatnya sebagai awal dari petualangan baru. Kami harus terus bekerja, memperbaiki diri, dan menemukan ide-ide baru. Saya yakin ini bukan akhir dari segalanya," tegasnya.

Kegagalan di Piala Dunia 2026 memang menjadi pukulan telak bagi Brasil. Namun, Ancelotti memastikan Selecao tidak akan larut dalam kekecewaan. Dengan materi pemain yang masih dipenuhi talenta muda, ia optimistis Brasil mampu bangkit dan kembali menjadi kekuatan utama sepak bola dunia pada turnamen-turnamen berikutnya.

Kapten Timnas Inggris, Harry Kane usai cetak gol ke gawang RD Kongo di Piala Dunia 2026

Hasil Pertandingan Inggris Vs Meksiko: Keganasan Harry Kane dan Bellingham Berlanjut ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Timnas Inggris memastikan satu tempat di perempat final Piala Dunia 2026 usai menaklukkan tuan rumah Meksiko dengan skor dramatis 3-2 di Stadion Azteca, Senin 6 Juli 2026

img_title

VIVA.co.id

6 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |