VIVA – Paraguay menciptakan salah satu kejutan terbesar di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tim asuhan Gustavo Alfaro itu sukses menyingkirkan Jerman melalui drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Boston Stadium, Selasa 30 Juni 2026 dini hari WIB.
Kemenangan ini terasa semakin spesial karena Jerman dikenal sebagai salah satu tim dengan rekor adu penalti terbaik dalam sejarah Piala Dunia. Namun, pagi itu itu keberuntungan sekaligus persiapan matang berpihak kepada La Albirroja.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sosok yang paling disorot tentu saja kiper Orlando Gill. Penjaga gawang Paraguay tampil luar biasa sepanjang pertandingan sebelum menjadi pahlawan saat adu penalti dengan menggagalkan dua eksekusi pemain Jerman.
Jalannya Pertandingan
Sejak menit awal, Paraguay sebenarnya langsung memberikan ancaman. Baru dua menit pertandingan berjalan, Junior Alonso memaksa Manuel Neuer melakukan penyelamatan penting usai memanfaatkan situasi sepak pojok.
Setelah itu Jerman mengambil alih jalannya pertandingan. Pasukan Julian Nagelsmann mendominasi penguasaan bola hingga hampir 80 persen pada babak pertama. Namun rapatnya lini pertahanan Paraguay membuat Kai Havertz dan kawan-kawan kesulitan menciptakan peluang bersih.
Meski terus ditekan, Paraguay justru berhasil mencuri gol pada menit ke-42. Berawal dari situasi sepak pojok Miguel Almiron, bola liar kembali dikuasai Paraguay sebelum Matias Galarza mengirim umpan silang ke dalam kotak penalti. Julio Enciso menyambutnya dengan sundulan tajam yang tak mampu diantisipasi Neuer.
Gol tersebut membawa Paraguay unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Jerman meningkatkan intensitas serangan. Perubahan strategi Nagelsmann mulai membuahkan hasil pada menit ke-54.
Florian Wirtz mengirim umpan lambung dari sisi kiri yang disambut sundulan Kai Havertz. Bola meluncur ke sudut gawang Orlando Gill dan membuat skor kembali imbang 1-1.
Jerman terus membombardir pertahanan Paraguay sepanjang babak kedua. Namun, Orlando Gill tampil luar biasa di bawah mistar dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan sundulan Havertz dari jarak dekat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pertandingan pun berlanjut ke babak tambahan.
Drama kembali terjadi pada menit ke-102 ketika Jonathan Tah sempat mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok Nathaniel Brown. Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dianulir karena Tah dinilai melakukan pelanggaran terhadap Orlando Gill sebelum menyundul bola. Hingga 120 menit berakhir, skor tetap bertahan 1-1 sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Halaman Selanjutnya
Paraguay Menang 4-3 dalam Adu Penalti

8 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)



