Penguatan IHSG Dipicu Respons Positif Pasar soal Status Emerging Market RI oleh MSCI

3 weeks ago 11

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:05 WIB

Jakarta, VIVA IHSG dibuka menguat 40 poin atau 0,67 persen di level 6.142, pada pembukaan perdagangan Rabu, 24 Juni 2026. Hal itu seiring respons positif para pelaku pasar, atas klasifikasi pasar modal Indonesia yang masih tetap dipertahankan di Emerging Market oleh MSCI.

Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nicodemus alias Nico menjelaskan, penyedia indeks global MSCI mengakui agenda reformasi pasar modal Indonesia, dan masih tetap mempertahankan klasifikasinya di Emerging Market.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Namun, MSCI masih akan terus menilai cakupan, konsistensi, dan efektivitas berkelanjutan pasar modal Indonesia, dalam konteks penentuan free float dan penilaian kelayakan investasi yang lebih luas," kata Nico dalam riset hariannya, Rabu, 24 Juni 2026.

Nico mengatakan, meskipun pasar modal Indonesia sudah melakukan segala hal, namun tampaknya kepercayaan masih menjadi hambatan utama bagi investor asing khususnya untuk bisa masuk kembali (foreign inflow).

Pasalnya, Nico menilai bukan hanya reformasi yang dilakukan oleh para pemangku kepentingan, namun juga kebijakan dari pemerintah yang ada saat ini hingga stabilitas politik turut menjadi perhatian pelaku pasar dan investor.

“Tidak pernah rasanya, Indonesia mengalami tekanan seperti ini yang datang dari berbagai macam penjuru mata angin,” ujar Nico.

Karenanya, Dia pun memproyeksi bahwa pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi melemah terbatas.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 6.050- 6.220,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, pengumuman MSCI juga menyebut bahwa apabila kemajuan yang memadai tidak terlihat pada saat Tinjauan Indeks MSCI November 2026, MSCI masih akan mempertimbangkan berbagai opsi untuk perlakuan yang tepat bagi pasar Indonesia.

"Yang berpotensi mencakup konsultasi tentang reklasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Markets," kata MSCI dalam pengumumannya. (Ant).

Ilustrasi rupiah dan dolar

Rupiah Melemah ke Rp 17.942 usai Review MSCI & Sorotan ke Daya Saing Manufaktur RI

Hingga pukul 09.02 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.942 per dolar AS. Posisi itu melemah 83 poin atau 0,46 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.859 per dolar AS

img_title

VIVA.co.id

24 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |