Penyebab Tewasnya Satu Keluarga di Dalam Tenda Glamping Posong Akhirnya Terkuak

2 hours ago 1

Senin, 15 Juni 2026 - 18:00 WIB

Semarang, VIVA – Misteri kematian satu keluarga yang ditemukan tak bernyawa di dalam tenda glamping kawasan wisata Posong, Kabupaten Temanggung, akhirnya terungkap.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan laboratorium forensik dan autopsi, kepolisian memastikan empat korban meninggal akibat keracunan gas karbon monoksida.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesimpulan tersebut diperoleh setelah tim gabungan Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah melakukan penyelidikan ilmiah menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI).

Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah barang bukti yang ditemukan di dalam tenda Glamping Safari Nomor 3, lokasi tempat satu keluarga asal Ambarawa itu menghabiskan malam terakhir mereka.

Tim forensik menganalisis berbagai barang yang diduga berkaitan dengan sumber gas di dalam tenda, termasuk sisa pembakaran kompor gas portabel dan tungku briket arang yang sebelumnya disediakan oleh pengelola wisata.

Hasilnya, seluruh sampel yang diuji menunjukkan adanya kandungan karbon monoksida (CO). Di sisi lain, laboratorium memastikan tidak ditemukan zat beracun lain seperti sianida yang sempat menjadi salah satu kemungkinan penyebab kematian.

Temuan tersebut kemudian diperkuat melalui hasil pemeriksaan medis terhadap keempat jenazah.

"Berdasarkan hasil Labfor Polda Jateng, tim dokter forensik menemukan tanda-tanda klinis mati lemas serta proses pembusukan yang khas akibat paparan gas karbon monoksida. Pada tubuh korban juga dipastikan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, baik akibat hantaman benda tumpul maupun luka senjata tajam," kata Kapolres Temanggung, Ajun Komisaris Besar Polisi Zamrul Aini di Mapolda Jawa Tengah, Senin, 15 Juni 2026.

Dengan hasil tersebut, polisi memastikan tidak ditemukan unsur kekerasan maupun tindak pidana lain dalam peristiwa yang merenggut nyawa satu keluarga tersebut.

Penyebab kematian dinyatakan murni akibat paparan gas karbon monoksida yang terakumulasi di dalam tenda yang tertutup rapat. Gas berbahaya itu diduga berasal dari pembakaran briket arang yang berada di dalam area glamping.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, kasus ini sempat menyita perhatian publik setelah empat anggota keluarga ditemukan meninggal dunia saat menginap di kawasan wisata Posong.

Korban diketahui merupakan satu keluarga asal Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, yakni MA, M, BAH, dan AEH.

Halaman Selanjutnya

Mereka tiba di lokasi wisata pada malam hari, 26 Mei 2026, dan menginap di fasilitas glamping yang disediakan pengelola. Selain membawa kompor gas portabel sendiri, keluarga tersebut juga menerima briket arang yang disediakan pihak pengelola untuk keperluan memasak.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |