Percakapan 85 Menit Trump-Putin Terungkap, Bahas Akhir Perang Ukraina

1 week ago 1

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:30 WIB

Istanbul, VIVA - Moskow menyatakan pada Sabtu malam, 4 Juli, Presiden AS Donald Trump "menegaskan kembali kesediaannya" memfasilitasi penyudahan perang di Ukraina.

Selain itu juga melakikan pencarian solusi damai selama percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yury Ushakov selaku ajudan presiden Rusia menyebut, dalam komentar media bahwa Putin dan Trump melakukan diskusi "terus terang" selama satu jam 25 menit yang "profesional dan sangat konstruktif" soal isu-isu bilateral dan internasional terkini.

Ushakov menyebut, Putin dan Trump bahas topik penyelesaian perang Rusia-Ukraina, terlebih mengingat partisipasi Trump dalam KTT NATO mendatang di ibu kota Turki, Ankara, pada 7-8 Juli.

"Presiden AS menegaskan kembali kesediaannya untuk memfasilitasi pengakhiran permusuhan dengan cepat dan pencarian solusi damai untuk krisis tersebut," ujarnya.

Dirinya pun mencatat kalau Utusan Khusus AS Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner, bakal melanjutkan upaya mediasi mereka dan siap mengunjungi Moskow pada waktu yang tepat.

Ushakov mengungkap, Trump menekankan selama percakapan telepon tersebut bahwa perlu mengakhiri perang dengan Ukraina "secepat mungkin" untuk mewujudkan potensi kerja sama ekonomi bilateral.

Putin menuduh Ukraina dan negara-negara Eropa "bertaruh pada perpanjangan dan bahkan peningkatan konflik," katanya, menambahkan bahwa presiden Rusia memberikan penilaian "nyata" kepada Trump tentang situasi itu.

Mengenai situasi di sekitar Iran, Ushakov mengatakan Putin menyatakan harapan bahwa proses negosiasi berdasarkan nota kesepahaman antara AS dan Iran akan menghasilkan "solusi jangka panjang yang dapat diterima bersama untuk isu-isu penyelesaian utama,"

"Putin menegaskan kembali kesiapan negaranya untuk memberikan bantuan praktis kepada upaya untuk meredakan dan menstabilkan situasi di kawasan tersebut," kata Ushakov, menambahkan bahwa Trump berterima kasih kepada rekannya atas "posisi seimbang dan usulan konstruktif" dari Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya pada Sabtu, 4 Juli, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengumumkan bahwa dia telah melakukan panggilan telepon dengan Trump, di mana dia mengatakan mereka membahas situasi di garis depan dengan Rusia, serta upaya diplomatik

"Ada prospek nyata untuk mengakhiri perang ini, dan tekad Amerika sangat menentukan. Kami telah sepakat untuk melanjutkan diskusi ini selama KTT NATO di Ankara," tambah Zelenskyy.

Halaman Selanjutnya

Trump belum berkomentar tentang kedua panggilan telepon tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |