Perkataan Berkelas Ismael Kone Usai Kena Takel Brutal hingga Patah Kaki: Allah Tak Pernah Mengecewakan Saya

1 day ago 1

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:59 WIB

VIVA – Kabar buruk menghantam Timnas Kanada di tengah perjuangannya pada Piala Dunia 2026. Gelandang andalan mereka, Ismael Kone, dipastikan tak bisa melanjutkan turnamen setelah mengalami cedera patah kaki akibat tekel keras dalam laga melawan Qatar.

Insiden mengerikan itu terjadi saat Kanada menghadapi Qatar pada pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver, Jumat 19 Juni 2026 WIB. Kone menjadi korban pelanggaran keras yang dilakukan pemain Qatar, Assim Madibo, pada menit ke-51.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Benturan tersebut membuat suasana stadion seketika hening. Kone terkapar kesakitan dan harus segera mendapat penanganan medis sebelum dilarikan ke rumah sakit di Vancouver untuk menjalani operasi.

Cedera yang dialami pemain berusia 24 tahun itu juga memicu ketegangan di lapangan. Pelatih Kanada, Jesse Marsch, terlihat emosi dan sempat terlibat adu argumen dengan pelatih Qatar, Julen Lopetegui. Beberapa pemain dari kedua kubu pun terlibat adu mulut setelah insiden tersebut.

Pemain Timnas Kanada, Ismael Kone alami patah kaki saat melawan Qatar di Piala Dunia 2026

Tak lama setelah pertandingan berakhir, Kone akhirnya angkat bicara melalui akun media sosial pribadinya. Di tengah kondisi yang sulit, pemain Sassuolo itu justru menyampaikan pesan yang menyentuh dan penuh keyakinan.

"Allah tidak pernah mengecewakan saya. Sepanjang hidup saya, tidak pernah sekalipun," tulis Kone.

Pesan tersebut langsung mendapat respons luas dari suporter Kanada yang sejak awal menunggu kabar mengenai kondisi sang pemain.

Meski harus menghadapi masa pemulihan yang panjang, Kone mengaku tidak kehilangan kepercayaan. Ia meyakini apa yang terjadi merupakan bagian dari rencana yang telah ditentukan Tuhan.

"Jadi mengapa saya harus meragukan-Nya sekarang? Terlebih karena saya tahu bahwa Ia mengetahui dan melihat segala sesuatu bahkan sebelum itu terjadi. Ia memiliki rencana dan tujuan untuk kita semua," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kone bahkan menganggap cedera yang dialaminya sebagai ujian yang akan membentuk karakter serta memperkuat keimanannya.

"Pertarungan ini adalah ujian bagi iman saya kepada-Nya dan juga bagi karakter saya. Dan sejujurnya saya siap menghadapinya karena Allah tidak akan pernah memberikan tantangan yang tidak bisa Anda atasi. Diuji adalah salah satu hadiah terbaik," beber Kone.

Halaman Selanjutnya

Cedera tersebut memang memaksanya mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 lebih cepat. Namun, Kone menegaskan dirinya tetap akan berada di belakang rekan-rekannya dan memberikan dukungan penuh selama turnamen berlangsung.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |