Petugas Operasional Angkasa Pura Respons Cepat Cuaca Buruk di Bandara Soetta

2 weeks ago 10

Senin, 6 April 2026 - 17:04 WIB

Jakarta, VIVA – PT Angkasa Pura Indonesia menginformasikan bahwa pada 6 April 2026 terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi, yang disertai potensi windshear pada siang hari ini di kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

Assistant Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan menyampaikan, kondisi tersebut berdampak pada sejumlah pergerakan penerbangan khususnya pada fase pendaratan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan,” kata Yudistiawan dalam keterangannya, Senin, 6 April 2026.

Memperhatikan faktor keselamatan menyusul curah hujan intensitas tinggi, berdasarkan data dari Airport Operation Control Center (AOCC), tercatat sebanyak 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain.

Selain itu, sebanyak 14 penerbangan melakukan prosedur holding, 13 penerbangan melakukan go around, serta 1 penerbangan kembali ke apron atau Return to Apron (RTA)

"Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional," kata Yudistiawan.

Dia memastikan, koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh stakeholder terkait lainnya, guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah kondisi cuaca yang kurang kondusif.

Di sisi lain, seluruh fasilitas sisi udara seperti runway, taxiway, dan apron dipastikan berada dalam kondisi baik dan tetap dapat beroperasi secara normal tanpa adanya genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.

Cuaca ekstrem ini juga berdampak adanya gangguan di satu titik atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Personel bandara selama 24 jam melakukan pengawasan terhadap seluruh fasilitas termasuk infrastruktur bangunan, sehingga ketika melihat adanya kemungkinan gangguan maka area sekitar akan disterilisasi dari penumpang pesawat dan pekerja di bandara untuk meminimalisir dampak yang ada. 

Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa bandara diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi di bandara, serta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan adanya penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca.

Elnusa.

Elnusa Targetkan Efisiensi Operasi hingga 25 % pada 2026, Begini Strateginya

PT Elnusa Tbk (ELSA), menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi low-cost operator hulu minyak dan gas bumi kelas dunia dalam menghadapi dinamika industri migas

img_title

VIVA.co.id

6 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |