PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

1 week ago 2

Senin, 6 Juli 2026 - 11:49 WIB

Pagardewa, VIVA – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus mencari sumber-sumber pasokan baru yang non-konvensional dengan melaksanakan beberapa program gasifikasi dari molekul-molekul gas dan juga sumber-sumber pasokan yang ada. Hal itu dilakukan guna memperkuat ketahanan energi nasional.

Salah satu inisiatif yang tengah dilakukan adalah pemanfaatan Coalbed Methane (CBM) atau gas berbasis batubara yang dapat dimanfaatkan untuk dapat dijadikan gas methane dan menambah pasokan bagi PGN. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama PGN Arief K. Risdianto menyampaikan, eksplorasi itu dilakukan dalam rangka penguatan gas bumi domestik dan mengurangi impor energi nasional. Terutama, dalam mengatasi kendala-kendala dalam pengembangan infrastruktur gas bumi di wilayah Pagardewa dan sekitarnya.

Selain coal-bed methane (CBM), PGN juga mencoba meraih potensi pasokan dari biomethane yang bersumber dari limbah kelapa sawit dan Synthetic Natural Gas (SNG). Potensi pasokan dari ketiga sumber ini sangat besar di Sumatera Selatan.

“Dalam upaya menjaga kestabilan pasokan sekaligus memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia di Sumatera Selatan, PGN melaksanakan pengembangan infrastruktur injection point. Infrastruktur ini sebagai titik pengumpul gas, di mana gas yang bersumber dari tiga pasokan, baik dari coalbed methane, dari biomethane ataupun juga sumber lainnya akan dikumpulkan yang kemudian akan masukkan ke dalam pipa transmisi yang sudah ada,” jelas Arief dikutip dari keterangannya, Senin, 6 Juli 2026.

Bagi PGN, pengembangan CBM di Tanjung Enim berpotensi membuka ruang monetisasi sumber daya gas non-konvensional domestik yang selama ini belum optimal. Inisiatif ini juga dapat menjadi salah satu opsi diversifikasi pasokan gas domestik bagi PGN untuk mendukung kebutuhan industri dan pembangkit. Berdasarkan data Ditjen, potensi CBM di Tanjung Enim diperkirakan mencapai sekitar 9,7 TCF OGIP atau Original Gas in Place, dengan estimasi nilai potensi gas sekitar US$15,4 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PGN menegaskan kesiapan teknis maupun komersial melalui penyusunan skema pemanfaatan gas bumi yang ada, dengan target penyaluran yang diproyeksikan tumbuh secara bertahap mulai dari 1 MMSCFD hingga mencapai 25 MMSCFD. 

Pada Jumat (3/7/2026), PGN menerima kunjungan kerja dari Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman beserta jajaran di Stasiun Penerima Gas (SPG) dan Stasiun Kompresor Gas (SKG) Pagardewa. Kunjungan tersebut turut dihadiri Kasdam II/Sriwijaya Brigadir Jenderal TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Dr. Drs. H. Edward Candra, Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim Ir. Yulius, M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Muara Enim Jonidi, S.H., serta jajaran pemangku kepentingan terkait.

Halaman Selanjutnya

Dalam kesempatan tersebut, Kantor Staf Presiden (KSP) hadir untuk memastikan seluruh program prioritas nasional berjalan secara efektif dan tepat sasaran, terutama program yang berkaitan erat dengan ketahanan energi, peningkatan kapasitas produksi domestik, serta pengurangan ketergantungan terhadap impor energi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |