Poin-poin Utama Nota Kesepakatan Damai AS dan Iran

1 week ago 2

Senin, 15 Juni 2026 - 11:08 WIB

Teheran, VIVA – Media Iran pada Senin menerbitkan rincian draf nota kesepahaman berisi 14 poin antara Iran dan AS yang menjabarkan usulan kerangka kerja untuk mengakhiri perang dan bergerak menuju kesepakatan akhir.

Kantor berita semi-resmi Mehr mengatakan draf tersebut menyerukan penghentian perang segera dan permanen di semua front, termasuk Lebanon, pencabutan blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran, pembukaan kembali Selat Hormuz, dan periode negosiasi selama 60 hari yang mencakup masalah nuklir serta pencabutan sanksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Draf itu muncul setelah Iran mengatakan nota kesepahaman telah diselesaikan dan akan ditandatangani secara resmi pada Jumat di Jenewa, sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan dengan Iran telah selesai dan mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz dan "pencabutan segera" blokade Angkatan Laut AS.

Berikut adalah beberapa poin isu dalam kesepakatan tersebut: 

Akhir Perang dan Komitmen AS

Menurut Mehr, draf tersebut menyerukan penghentian segera dan permanen perang di semua front, termasuk Lebanon.

Rancangan tersebut juga mencakup komitmen AS untuk tidak campur tangan dalam urusan internal Iran dan menghormati kedaulatan Republik Islam.

Draf itu juga mensyaratkan AS untuk menarik pasukannya dari sekitar Iran dan menahan diri dari mengerahkan pasukan tambahan ke wilayah tersebut ataupun memberlakukan sanksi baru selama periode negosiasi.

Pembukaan Kembali Selat Hormuz dan Pencabutan Blokade

Rancangan tersebut mengatur pencabutan penuh blokade angkatan laut AS terhadap Iran dalam waktu 30 hari.

Dokumen itu juga menyerukan pembukaan kembali Selat Hormuz dalam waktu 30 hari berdasarkan pengelolaan Iran.

Mehr mengatakan rancangan tersebut mencakup mekanisme pemantauan untuk mengawasi pelaksanaan perjanjian.

Pencabutan Sanksi dan Aset Beku

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rancangan tersebut mengatur penangguhan sanksi atas penjualan sejumlah produk Iran termasuk minyak, produk petrokimia, dan turunannya dengan memberikan Teheran akses penuh ke proses keuangannya.

Draf itu juga menyerukan pelepasan aset Iran yang dibekukan senilai 24 miliar dolar AS (Rp427 triliun/Rp17.700 per dolar AS) selama periode negosiasi 60 hari, dengan setengah dari jumlah tersebut akan tersedia untuk Iran sebelum dimulainya pembicaraan akhir.

Halaman Selanjutnya

Menurut draf yang dilaporkan oleh Mehr, kesepakatan akhir akan mencakup pencabutan penuh sanksi primer dan sekunder AS serta penghentian resolusi Dewan Keamanan PBB dan Dewan Gubernur Badan Tenaga Atom Internasional yang terkait.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |