Polda Metro Jelaskan Pemeriksaan Anggota TNI Berpakaian Sipil saat Demo DPR

9 hours ago 3

Minggu, 30 Agustus 2026 - 02:00 WIB

Jakarta, VIVA – Video pemeriksaan terhadap seorang anggota TNI yang mengenakan pakaian sipil saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis, 27 Agustus 2026, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, sejumlah petugas terlihat memeriksa seorang pria yang disebut sebagai anggota TNI. Saat dilakukan pemeriksaan, pria tersebut diketahui membawa sejumlah alat komunikasi berupa Handy Talky (HT) dan menunjukkan kartu tanda anggota TNI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian publik karena terjadi di tengah aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Gedung DPR/MPR RI.

Polda Metro Jaya kini memberikan penjelasan mengenai pemeriksaan tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan peristiwa itu terjadi karena adanya kesalahpahaman di tengah kondisi lapangan yang dipenuhi massa.

"Kesalahpahaman di kondisi di lapangan. Antar institusi sudah berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan ini," ujar Budi kepada wartawan, dikutip Sabtu, 29 Agustus 2026.

Polisi Kesulitan Kenali Personel di Tengah Kerumunan

Budi menjelaskan, kondisi kerumunan massa yang sangat padat membuat petugas mengalami kesulitan dalam mengenali identitas personel dari masing-masing institusi.

Situasi tersebut membuat anggota TNI yang saat itu mengenakan pakaian sipil sempat diperiksa dan digeledah oleh petugas di lapangan.

Menurut Budi, pemeriksaan dilakukan dalam kondisi ketika situasi massa sedang padat sehingga identifikasi terhadap masing-masing personel menjadi tidak mudah.

"Ya dalam kondisi yang memang crowd pada saat di lapangan situasi dan kondisi yang sulit untuk kita mengenali masing-masing," jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, pemeriksaan terhadap anggota TNI tersebut disebut terjadi karena persoalan identifikasi di lapangan, bukan karena adanya persoalan antarinstansi.

Sudah Dikoordinasikan dengan Mabes TNI

Budi menegaskan persoalan tersebut telah dikoordinasikan antara Polda Metro Jaya dan Mabes TNI.

Koordinasi dilakukan untuk menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi saat proses pengamanan aksi demonstrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Budi, kehadiran anggota TNI di tengah pengamanan demonstrasi merupakan bagian dari sinergitas antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di ibu kota.

Karena itu, pemeriksaan yang terjadi di lapangan tidak kemudian menjadi persoalan antara TNI dan Polri. Polda Metro Jaya menyebut komunikasi antarinstitusi telah dilakukan untuk menyelesaikan peristiwa tersebut.

Halaman Selanjutnya

Anggota TNI Bawa HT Saat Diperiksa

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |