Prabowo Dapat Laporan dari Kepala BPKP soal Orang Dekatnya yang 'Bandel': Nggak Ada Urusan, Terus Periksa!

4 weeks ago 17

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:36 WIB

Nganjuk, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto bercerita bahwa dirinya mendapat laporan dari Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Yusuf Ateh terkait orang dekatnya yang diduga terindikasi melakukan penyelewengan.

Prabowo mengatakan Yusuf Ateh sampai gemetar saat melaporkan hal tersebut kepadanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Prabowo Resmikan Museum Marsinah

Photo :

  • VIVA/Rahmat Fatahillah Ilham

"Kepala Badan BPKP datang ke saya agak gemeter, heran saya, kenapa stres dia dulu Pak karena yang dia laporkan diketahui lah bahwa itu beberapa orang itu dekat sama saya jadi dia minta petunjuk apa boleh diteruskan, gak pemeriksaan karena dia tahu ini dekat sama Presiden dia lihat saya," ujar Prabowo.

Kepala Negara menegaskan tak ada orang yang kebal hukum di Indonesia, termasuk orang terdekatnya. Prabowo kemudian meminta Ateh untuk meneruskan pemeriksaan.

"Teruskan pemeriksaan, tidak ada, nggak ada mau orang Prabowo, bukan orang Prabowo, dekat sama saya, ya nggak ada urusan kalau ada indikasi, terus periksa," katanya.

Ia mengatakan, apabila diberi amanah sebagai pejabat negara, harus dijalankan dengan baik.

"Justru kalau diberi kehormatan, harus lebih hati-hati dan lebih jaga ya bukan diberi pemenang kepercayaan, malah merasa diatas dan merasa negara ini bodoh," ucap dia.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan, tak boleh ada aparat negara yang merasa paling berkuasa dan bisa melakukan apa saja untuk menghalalkan segala cara.

"Mau partai saya sendiri, Gerindra, cek sudah berapa yang diproses dan ditahan, tidak (dilindungi), justru harus memberi contoh apakah dia jenderal atau mantan jenderal, harus memberi contoh, dulu kamu jago perang ya sekarang buktikan ke rakyat, bahwa kamu selesaikan karier kamu dengan tetap kehormatan," kata Prabowo.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara penyerahan hasil denda administratif Rp10,2 triliun dari Satgas PKH ke negara

Photo :

  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026. 

Peresmian tersebut menjadi bentuk penghormatan negara terhadap perjuangan hak asasi manusia dan hak-hak pekerja yang selama ini diperjuangkan Marsinah, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung perjuangan buruh di Indonesia.

Prabowo Resmikan Museum Marsinah

Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk Jawa Timur

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kabupaten Sukomoro, Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu, 16 Mei 2026.

img_title

VIVA.co.id

16 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |