Prabowo: Saya Lihat dari Tahun 90-an, Indonesia Salah Arah!

3 days ago 8

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:01 WIB

Jakarta, VIVA Presiden RI Prabowo Subianto merespons nyinyiran para analis soal dirinya yang maju dalam pencalonan presiden berulang kali. Dia pun mengungkap alasan dibalik pencalonan tersebut.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo mengatakan perjuangannya menjadi presiden tidaklah mudah. Dia mengalami kekalahan sebanyak empat kali selama Pilpres. 

"Empat kali kalah. Iya. saya usaha dari presiden dari 2004 konvensi Golkar iya kaan. 2004, 2009, 2014, 2019, 2024. Lima kali, 4 kali kalah," kata Prabowo.

Meski kini berhasil menjadi orang nomor satu di negara ini, Prabowo menyadari masih banyak suara-suara yang mempertanyakan ambisinya berkali-kali mengikuti pencalonan presiden.

"Orang bingung, sudah 4 kali kalah masih mau maju lagi. Saudara-saudara, ada analis-analis ya, podcast-podcast, Prabowo pingin banget jadi presiden sampe sekian kali," tutur dia.

Prabowo lantas menjelaskan alasan dirinya berulang kali mengikuti gelaran Pilpres. Salah satunya, karena dia melihat Indonesia selama ini telah salah arah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saudara-saudara, kanapa saya ingin jadi presiden?Saya ingin jadi presiden karena saya sudah lihat dari tahun 90-an, Indonesia menuju arah yang salah. Saya sudah melihat," ucap dia.

"Saya bukan mau jadi presiden hanya untuk jadi presiden. Lo kira enak? lya kan," pungkas Prabowo.

Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara Munas HIPMI

Prabowo: Tak Ada Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Nasionalisme

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam Munas HIPMI menegaskan pentingnya nasionalisme sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan ekonomi nasional.

img_title

VIVA.co.id

10 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |