Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%, Rosan: Butuh Investasi Rp13.032 Triliun

1 hour ago 1

Senin, 15 Juni 2026 - 14:39 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan, Indonesia membutuhkan investasi mencapai Rp 13.032,87 triliun untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029.

Hal itu disampaikan Rosan saat rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin 15 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Rosan, kebutuhan investasi tersebut jauh lebih besar dibandingkan realisasi investasi yang berhasil dicapai Indonesia dalam kurun waktu satu dekade terakhir.

"Presiden menargetkan pertumbuhan mencapai 8% dan ini adalah target yang diberikan, sehingga dana yang dibutuhkan pada tahun 2025-2029, target tersebut adalah Rp 13.032,87 triliun. Ini peningkatan kurang lebih 143% dari realisasi selama 10 tahun terakhir," kata Rosan.

Ia menjelaskan, peningkatan target investasi hingga 143 persen menunjukkan besarnya kebutuhan pembiayaan untuk mendukung agenda pembangunan dan percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dalam lima tahun ke depan.

Meski demikian, Rosan menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mengejar besarnya angka investasi yang masuk ke Indonesia. Kualitas investasi juga menjadi aspek penting yang harus dijaga agar memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

Menurutnya, investasi yang masuk harus mampu menciptakan lapangan kerja, mempercepat implementasi proyek, serta memberikan dampak terhadap penguatan ekonomi baik di tingkat daerah maupun nasional.

"Strategi investasi kami tidak hanya semata-mata mengejar besaran nominal, tapi juga menargetkan bagaimana investasi yang masuk ini adalah investasi yang berkualitas. Di saat bersamaan, realisasi atau akselerasi, implementasi serta kontribusi terhadap penguatan ekonomi baik di daerah maupun di nasional," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rosan turut memaparkan perkembangan realisasi investasi nasional pada tiga bulan pertama tahun 2026.

Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, nilai investasi yang berhasil direalisasikan selama triwulan I-2026 mencapai Rp 498,8 triliun.

Capaian tersebut setara dengan 24,4 persen dari target investasi nasional tahun 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mencatat pertumbuhan investasi, realisasi tersebut juga memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.

"Di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global, realisasi investasi selama triwulan I-2026 mencapai Rp 498,8 triliun. Angka ini tumbuh kurang lebih 7,2% atau 24,4% dari total target di tahun 2026. Investasi ini juga menyerap kurang lebih 700 ribu tenaga kerja langsung atau naik 18,9%" tutup Rosan.

Halaman Selanjutnya

Pemerintah berharap tren positif tersebut dapat terus berlanjut sehingga target investasi nasional dalam beberapa tahun mendatang dapat tercapai sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju level 8 persen.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |