VIVA – Mantan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak dibidik salah satu klub Liga Malaysia, Terengganu FC. Berikut profil klub berjuluk The Turtles tersebut.
Terengganu FC bukanlah klub sembarangan di sepak bola Malaysia. Mereka merupakan salah satu klub tradisional yang memiliki sejarah panjang dan basis pendukung yang sangat besar di wilayah Pantai Timur Malaysia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Klub ini bermarkas di Stadion Sultan Mizan Zainal Abidin dan berdiri pada 22 November 1956. Atmosfer pertandingan kandang Terengganu bahkan kerap disebut sebagai salah satu yang paling intimidatif bagi tim tamu di Liga Super Malaysia.
Meski belum mampu mendominasi kompetisi seperti Johor Darul Ta'zim dalam satu dekade terakhir, Terengganu tetap menjadi kekuatan yang diperhitungkan. Mereka secara konsisten mampu bersaing di papan atas dan beberapa kali tampil di kompetisi antarklub Asia.
Prestasi Terengganu juga tidak bisa dianggap remeh. Klub tersebut pernah menjuarai Piala Malaysia dan Piala FA serta beberapa kali menembus partai final berbagai kompetisi domestik.
Terengganu FC
Photo :
- Facebook - Terengganu FC
Namun, di balik sejarah dan prestasi tersebut, Terengganu juga memiliki catatan yang cukup unik. Klub ini sering mendapat label sebagai tim yang kerap gagal pada momen-momen penting.
Dalam beberapa kesempatan, Terengganu berhasil mencapai final turnamen besar tetapi gagal mengangkat trofi. Situasi itu membuat sebagian pendukung menilai tim kesayangannya masih kesulitan mengubah status dari penantang menjadi juara.
Tekanan dari suporter juga menjadi tantangan tersendiri. Basis penggemar Terengganu dikenal sangat loyal, tetapi pada saat yang sama memiliki ekspektasi tinggi terhadap performa tim.
Ketika hasil pertandingan tidak sesuai harapan, kritik kepada manajemen maupun pelatih biasanya langsung bermunculan. Kondisi tersebut membuat kursi pelatih Terengganu kerap menjadi salah satu posisi paling menantang di sepak bola Malaysia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Musim lalu menjadi contoh nyata. Terengganu hanya mampu mengakhiri kompetisi di papan tengah dan gagal melangkah jauh di sejumlah turnamen domestik sehingga memicu ketidakpuasan dari para pendukung.
Situasi itulah yang diyakini menjadi alasan manajemen mulai mencari sosok pelatih berpengalaman. Nama Bojan Hodak kemudian muncul sebagai salah satu kandidat utama karena rekam jejaknya yang sangat mentereng di Asia Tenggara.

6 hours ago
1














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6590892/original/028812500_1779430402-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_09.39.34.jpeg)