Purbaya Kejar Potensi Pajak Rp 5 Triliun dari 40 Perusahaan Baja

10 hours ago 2

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:32 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengejar potensi penerimaan dari 40 perusahaan baja yang belum memenuhi kewajiban perpajakan, dengan total nilai mencapai sekitar Rp 5 triliun.

“Perusahaan baja, saya punya daftar 40, baru diperiksa satu. Itu saja kami kira mungkin bocor Rp 4-5 triliun,” kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Minggu, 30 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyebut, langkah itu merupakan bagian dari strategi ekstensifikasi perpajakan, dimana pemerintah berupaya memperluas penerimaan dengan mendorong perusahaan memenuhi kewajiban perpajakannya.

Ilustrasi baja

Photo :

  • Dokumentasi Krakatau Steel.

Purbaya mengatakan, potensi penerimaan dari satu perusahaan bisa mencapai Rp 1 triliun dalam periode tiga tahun. Jenis pajak yang ditinjau termasuk pajak penghasilan (PPh), pajak pertambahan nilai (PPN), hingga kewajiban perpajakan terkait aktivitas impor.

Soal aktivitas impor, Purbaya menjelaskan bahwa penanganan masalah ini masih belum optimal, sehingga menyisakan ruang untuk perbaikan.

Pemeriksaan pun dikatakannya telah berjalan. Kementerian Keuangan telah menghitung nilai utang pajak yang perlu dibayar dan sudah mulai melakukan penagihan.

Selain mengejar perusahaan yang belum membayar kewajiban pajak, Purbaya juga turut meninjau pelaksanaan internal di Kementerian Keuangan.

Pasalnya, perusahaan yang berhasil lolos tidak memenuhi kewajiban perpajakan mereka telah berlangsung selama bertahun-tahun. Artinya, ada pegawai internal yang kemungkinan turut terlibat dalam praktik ini.

“Fakta bahwa ada perusahaan seperti itu puluhan tahun beroperasi dan nggak ketahuan, berarti ada yang main memang,” ujar Purbaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengaku telah mengantongi sejumlah nama pegawai yang berpotensi melakukan penyelewengan pada jalur tersebut. Purbaya berencana memberikan sanksi kepada pegawai terkait, bila terbukti melakukan pelanggaran dengan salah satu opsi berupa pemecatan.

"Iya, dalam waktu dekat (dirumahkan)," ujarnya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Siapkan Alat Deteksi Pita Cukai Palsu, Guna Cegah Peredaran Rokok Ilegal

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan alat pendeteksi pita cukai palsu guna mengoptimalkan pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal.

img_title

VIVA.co.id

29 Agustus 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |