Rabu, 6 Mei 2026 - 06:00 WIB
VIVA – Pengamanan dengan tingkat keamanan super ketat yang belum pernah terjadi sebelumnya telah diterapkan di Kremlin dalam beberapa pekan terakhir, mengantisipasi kemungkinan Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi target kudeta atau upaya pembunuhan pihak tak bertanggungjawab.
Detail-detail sensitif tersebut dan lainnya dijelaskan dalam sebuah laporan yang disusun oleh badan intelijen negara Uni Eropa.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Para reporter dari Important Stories, sebuah media investigasi Rusia yang terkenal dan mitra lama OCCRP, menerima dokumen tersebut dari sumber pemerintah yang dekat dengan badan tersebut dan telah secara independen menguatkan beberapa klaimnya.
Laporan tersebut menggambarkan Kremlin "siaga tinggi" sejak awal Maret 2026 tentang "risiko rencana atau upaya kudeta terhadap presiden Rusia."
"Secara khusus," bunyi laporan itu, "[Putin] khawatir akan penggunaan drone untuk kemungkinan upaya pembunuhan oleh anggota elit politik Rusia."
Laporan tersebut menyebut Sergei Shoigu, mantan Menteri Pertahanan dan Sekretaris Dewan Keamanan saat ini, sebagai "aktor yang berpotensi men-destabilisasi."
Dokumen itu juga menggambarkan pertemuan tegang yang diadakan oleh Putin setelah pembunuhan seorang letnan jenderal di Moskow pada 22 Desember 2025, di mana para pejabat keamanan tinggi saling menyalahkan atas kegagalan mencegah serangan tersebut.
Dokumen tersebut tidak menyebutkan bagaimana badan intelijen Eropa memperoleh informasi tersebut, tetapi hal itu akan menunjukkan akses yang luar biasa terhadap diskusi tingkat tinggi yang sangat sensitif.
Important Stories telah menerbitkan teks dokumen tersebut secara lengkap meskipun sumbernya anonim, dengan alasan kepentingan publik dan penguatan independen atas beberapa detail.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Ini adalah salah satu berita terpenting tentang Rusia dalam beberapa waktu terakhir," tulis Roman Anin, penerbit media tersebut, dalam kolom yang menyertainya. "Kita menyaksikan transisi rezim Rusia menjadi negara yang pada dasarnya berbeda."
Para staf yang bekerja di dekat Putin tidak lagi diizinkan menggunakan telepon seluler atau menggunakan transportasi umum, kata laporan itu, sebagai bagian dari serangkaian langkah keamanan baru yang ekstrem yang diterapkan oleh Layanan Perlindungan Federal (FSO), badan yang melindungi para pejabat tinggi Rusia. "Sistem pengawasan telah dipasang di rumah-rumah juru masak, fotografer, dan pengawal," demikian isi dokumen tersebut.
Halaman Selanjutnya
Selain itu, Putin dan keluarganya telah berhenti mengunjungi kediaman mereka di wilayah Moskow, dan presiden tidak muncul di lokasi militer tahun ini.

1 week ago
7











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)