QRIS dan BI-FAST Tuai Pujian hingga Didorong Jadi Referensi Pembayaran Digital Global

2 weeks ago 6

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:00 WIB

Jakarta, VIVA - Sistem pembayaran digital Indonesia mendapat pengakuan dan sorotan dunia internasional. Transformasi yang dijalankan tidak semata bertumpu pada adopsi teknologi, melainkan kombinasi berbagai faktor dan lintas lembaga sehingga proses transaksi semakin cepat, efisien, andal sekaligus memperkuat fondasi ekosistem keuangan digital nasional.

Perhatian atas kinerja ekosistem pembayaran digital Indonesia yang cepat, efisien, dan inklusif datang dari lembaga keuangan dunia, termasuk Islamic Development Bank (IsDB). Sorotan ini mencuat dalam forum IsDB Townhall Strategic Lecture on Digital Transformation di Jeddah, Arab Saudi pada 12 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Islamic Development Bank (IsDB), H.E. Dr. Muhammad Sulaiman Al Jasser, secara terbuka mengapresiasi upaya Indonesia dalam memperkuat ekonomi dan keuangan syariah global. Ia menilai Indonesia, khususnya BI, telah berhasil membangun fondasi digital yang mendorong efisiensi sekaligus inklusi keuangan.

Apresiasi ini tercermin dalam pengembangan sejumlah proyek prioritas IsDB di Indonesia, terutama di sektor kesehatan. Dalam pertemuan, IsDB juga menyatakan komitmennya untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang serta mendukung pengembangan konektivitas sistem pembayaran. 

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, membeberkan kunci keberhasilan transformasi pembayaran digital di hadapan perwakilan 56 negara anggota IsDB. Perry menyinggung tata kelola hingga kepemimpin menjadi rahasia inklusifitas pembayaran digital.

Gubernur BI Perry Warjiyo (kiri)

“Keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh tata kelola yang kuat, sinergi lintas sektor, inovasi yang berkelanjutan, serta kepemimpinan di seluruh tingkatan organisasi,” ujar Perry dikutip dari website resmi Bank Indonesia pada Jumat, 20 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perry menambahkan, implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) telah membawa perubahan konkret. Penguatan QRIS dan BI-FAST, serta konektivitas pembayaran lintas batas, mampu mendorong transaksi yang lebih cepat dan efisien sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat. Transformasi tersebut juga menjadi bagian dari langkah menuju Integrated Digital Central Bank.

Ke depan, kata Perry, BI akan memaksimalkan pemanfaatan data dan kecerdasan artifisial, mendigitalisasi proses pengambilan keputusan, serta memperkuat tata kelola dan budaya kerja digital. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang lebih responsif dan operasional yang semakin efisien.

Halaman Selanjutnya

Tidak hanya sekadar apresiasi dari dunia, pengalaman transformasi digital Bank Indonesia, termasuk pengembangan QRIS dan BI-FAST, diharapkan dapat menjadi referensi bagi negara anggota IsDB untuk direplikasi untuk mendorong penguatan proses dan organisasi yang lebih agile.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |