Rambah Segmen Peralatan Dapur Pintar, Bosch Indonesia Usung Kampanye 'Beres Bosch'

1 hour ago 1

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:38 WIB

Jakarta, VIVA – Laporan Grand View Research memproyeksi, pasar peralatan rumah tangga Indonesia tumbuh 6,5 persen per tahun hingga tahun 2030, seiring meningkatnya adopsi perangkat rumah tangga terhubung di kawasan perkotaan.

Meski demikian, Head of Marketing Bosch Home Indonesia, Theressa Victoria menjelaskan, perangkat dapur pintar masih kerap dipersepsikan rumit, mahal, atau hanya relevan bagi pengguna profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, aktivitas memasak seperti mengatur suhu, menjaga kematangan makanan agar merata, hingga menyiapkan bahan masakan kerap menjadi bagian yang paling menyita waktu dan tenaga di dapur.

"Nilai peralatan dapur tidak hanya ditentukan oleh harga awal, tetapi juga kualitas, ketahanan, dan kemudahan penggunaan sehari-hari," kata Theressa dalam keterangannya, Minggu, 21 Juni 2026.

Beres Bosch, Bosch Culinary Masters 2026

Karena itu, konsumen perlu cermat menilai bukan sekadar fitur baru, melainkan inovasi yang mampu menghemat waktu, mengurangi kerepotan, dan memberikan kenyamanan jangka panjang," ujarnya.

Theressa menyebut, pandangan itu kemudian mengarah pada satu hal yang kerap muncul dalam penggunaan sehari-hari, bahwa teknologi dapur idealnya tidak menambah kompleksitas, melainkan membantu menyederhanakan proses memasak.

Country Head of Corporate Communications and Government Relations Bosch Indonesia, Fenny Sofyan menambahkan, pendekatan ini sejalan dengan kampanye “Beres, Bosch", yang memaknai teknologi sebagai bagian dari solusi yang lebih luas dalam kehidupan sehari-hari.

Inovasi teknologi yang dikembangkan Bosch, termasuk segmen home appliances, merangkul suara konsumen sehingga menjadi lebih percaya diri, nyaman, dan tentunya menciptakan peace of mind.

“Inovasi teknologi Bosch hadir di Indonesia mulai dari rumah, jalanan (kendaraan) hingga berperan di industri. Di tengah aktivitas masyarakat yang semakin dinamis, intervensi teknologi tidak hanya canggih, tetapi juga mampu membantu menyederhanakan berbagai pekerjaan sehari-hari," kata Fenny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Semangat inilah yang menjadi dasar kampanye #BeresBosch, yaitu menghadirkan solusi yang membantu berbagai urusan di rumah menjadi lebih beres, terlebih di dapur," ujarnya.

Konteks tersebut juga terlihat dalam Bosch Culinary Masters 2026, yang diadakan oleh Bosch Home Appliances tahun ini. Kegiatan ini menempatkan perangkat dapur dalam konteks penggunaan nyata, dengan peserta dari berbagai latar belakang. Antara lain mulai dari pengguna rumahan hingga profesional, yang menggunakan perangkat yang sama selama kompetisi berlangsung.

Halaman Selanjutnya

"Teknologi sangat memengaruhi hasil masakan. Oven modern, seperti Bosch Series 8, menawarkan fitur canggih yang membuat proses memasak lebih efisien dan hasilnya lebih konsisten. Kombinasi keterampilan dan teknologi akan menghasilkan kualitas yang superior,” kata lulusan MasterChef Indonesia Season 8 yang juga menjadi Dewan Juri Bosch Culinary Masters 2026, Chef Bryan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |