VIVA – Sebanyak 112 kepala kampung (kepala desa) di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya mengikuti kegiatan retret, layaknya kepala daerah dan para menteri di kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam di Waisai, Selasa, mengatakan kegiatan retret kepala kampung tersebut sebagai sarana memperkuat semangat pembaharuan dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan dipusatkan di Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, berlangsung sejak Senin, 18 Mei 2026 hingga Sabtu, 23 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kepala kampung merupakan ujung tombak pembangunan daerah sehingga dituntut mampu menjalankan pemerintahan kampung secara profesional, transparan, dan akuntabel," kata Bupati Burdam.
Bupati menyebut anggaran yang turun ke kampung-kampung baik dalam bentuk dana desa, alokasi dana desa (ADD), dan lainnya cukup besar sehingga pengelolaannya harus terencana, transparan dan tepat sasaran.
Selama kegiatan retret, para kepala kampung mendapatkan materi terkait tata kelola pemerintahan kampung, pengelolaan dana desa yang akuntabel, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga pengembangan potensi lokal berbasis kearifan budaya masyarakat Raja Ampat.
Bupati Burdam mengatakan para kepala kampung memiliki peran sentral sebagai garda terdepan pembangunan daerah. Karena itu, katanya, setiap rupiah dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah harus dapat dikelola dan dipertanggungjawabkan dengan baik.
Ia juga mengingatkan para kepala kampung agar selalu berkoordinasi dengan jajaran pemerintah distrik dan pemerintah kabupaten dalam mengambil kebijakan terkait pembangunan di wilayah masing-masing.
Pelaksanaan retret mulai diperkenalkan di awal pemerintahan Prabowo-Gibran. Kegiatan itu menyasar para menteri kabinet, kepala daerah hingga pimpinan DPRD.
Retret menjadi salah satu agenda besar yang direncanakan pemerintah untuk menyelaraskan visi antara pemerintah pusat dan daerah, seperti menteri-menteri Kabinet Prabowo-Gibran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), retreat atau dalam bahasa baku retret adalah memiliki makna religius, yakni menarik diri sejenak dari rutinitas untuk mendekatkan diri dengan Tuhan.
Dalam konteks pemerintahan, retreat adalah acara pembekalan bagi pejabat penyelenggara pemerintahan yang digunakan sebagai kesempatan untuk menyatukan perspektif dan memperkuat koordinasi antarpemimpin. (ant)
Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Viral, Ini Cara Mudah Menonton dan Syarat yang Harus Dipenuhi
Film dokumenter Pesta Babi viral karena angkat isu Papua. Penonton harus ikut nobar resmi dengan syarat khusus untuk mendapatkan akses menonton legal. Berikut caranya.
VIVA.co.id
18 Mei 2026

3 weeks ago
10















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)