VIVA – Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, memberi respons atas penunjukan wasit asal Argentina untuk laga kontra Prancis. Hal ini menjadi perdebatan publik setelah insiden di Piala Dunia 2026.
Babak 16 besar Piala Dunia 2026 telah rampung pada Rabu (8/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan Swiss dan Argentina memastikan delapan tim yang tersisa untuk bersaing di perempat final.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, kontroversi kembali mencuat setelah Argentina berhasil menang dengan skor 3-2 atas Mesir dari ketertinggalan dua gol. Keputusan dari wasit asal Prancis, Francois Letexier, di laga tersebut menjadi perdebatan publik.
Sejumlah keputusan Letexier dianggap menguntungkan Argentina. Hal ini memanaskan perdebatan mengenai keuntungan-keuntungan yang didapatkan oleh La Albiceleste sejak Piala Dunia 2022.
Wasit Francois Letexier
Photo :
- IMAGN IMAGES via Reuters/Brett Davis
Pada saat itu, mereka berhasil menang lewat adu penalti dari Prancis di partai final. Kini, potensi partai final itu terulang kembali terbuka karena Prancis dan Argentina berada di bagan berbeda.
Namun, Les Bleus menghadapi lawan berat, yaitu Maroko, dalam duel yang akan digelar di Gillette Stadium pada Jumat (10/7/2026) dini hari nanti WIB. Selain itu, wasit asal Argentina, Facundo Tello, akan memimpin duel ini bersama empat pengadil lainnya dari Argentina.
Perdebatan mencuat karena kecemasan ketidakberpihakan terhadap Prancis. Namun, pelatih Didier Deschamps tidak memusingkannya.
“Kami harus menerimanya. Saya menaruh keyakinan kepada para wasit. Lawan kami adalah Maroko, bukan wasit,” kata Deschamps dalam konferensi pers, dikutip dari ESPN.
Di sisi lain, pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, juga tidak mempermasalahkannya. Dia menilai Tello adalah wasit yang berpengalaman.
"Mengenai wasit untuk pertandingan besok, kita berbicara tentang wasit yang sangat berpengalaman. Itulah yang kami inginkan. Kami menginginkan wasit berpengalaman untuk jenis pertandingan seperti ini. Jadi kami sangat tenang,” kata Ouahbi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ouahbi menekankan bahwa hal serupa juga pernah terjadi kepada Maroko. Mereka melakoni laga dengan dipimpin oleh para wasit dari negara rival, seperti Belanda, namun itu tidak menjadi masalah.
"Kami memiliki wasit Belanda sebelum menghadapi Belanda dan dia melakukannya dengan sangat baik. Jadi itu bukan sesuatu yang benar-benar kami bicarakan karena kami tahu bahwa mereka hanya mencoba melakukan yang terbaik,” katanya.
Halaman Selanjutnya
“Wasit yang akan kami miliki melawan Prancis, dia tidak begitu cepat memberikan kartu kuning, dan itu dapat berdampak, tetapi saya tidak akan mengatakan apa pun yang menentang kualitas wasit," tukas Ouahbi.

6 days ago
1











