Jakarta, VIVA – Pihak organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya mengaku belum mengetahui insiden kebakaran yang melanda salah satu ruangan posko mereka di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Senin dini hari.
Kuasa Hukum GRIB Jaya Wilson Colling menyatakan hingga saat ini belum ada laporan atau pembahasan resmi terkait terbakarnya posko tersebut di internal pengurus.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saya belum tahu informasi tersebut karena di grup belum ada, nanti saya ke kantor baru saya memberikan informasi," kata Wilson saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran pada pukul 02.49 WIB.
"Objek (yang terbakar), Posko Ormas Grib," kata Syaiful.
Menerima informasi tersebut, pihaknya kemudian menerjunkan tujuh unit mobil pemadam dengan kekuatan 35 personel.
"Pengerahan awal, tujuh unit armada dengan 35 personel," kata Syaiful.
Seiring berlangsungnya proses pemadaman, satu unit armada dengan lima personel kembali datang untuk mempercepat penanganan api.
Setelah sekitar setengah jam berjibaku memadamkan api, api berhasil dipadamkan pada pukul 03.28 WIB.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Pemadaman dinyatakan selesai," kata Syaiful.
Hingga kini, belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut. (Ant)
Posko Ormas GRIB di Kebon Jeruk Terbakar Dini Hari, Penyebabnya Masih Misteri
Posko organisasi masyarakat (ormas) GRIB di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar), terbakar pada Senin dini hari, 31 Agustus 2026.
VIVA.co.id
31 Agustus 2026

1 hour ago
1














