Respons Kementerian PU soal Warga Aceh Patungan Perbaiki Jembatan dan Jalan

1 week ago 4

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:30 WIB

Jakarta, VIVA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Apri Artoto menegaskan pembangunan jembatan di wilayah Bener Meriah, Aceh, tetap akan berjalan sesuai program yang telah ditetapkan kementerian.

Hal ini menyusul adanya pengumpulan dana dari masyarakat setempat untuk mempercepat penyelesaian Jembatan Enang-Enang yang terdampak bencana longsor pada November tahun 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang pasti program pembangunannya kalau kita di PU tetap berjalan," kata Apri kepada awak media di Kantor Kementerian PU di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pembangunan jembatan akan tetap sesuai dengan program pemerintah yang telah disusun untuk memenuhi standar teknis dan keselamatan masyarakat yang menggunakannya.

Apri juga menanggapi adanya pengumpulan dana swadaya dari masyarakat hingga Rp 1 miliar untuk membenahi jembatan sebagai akses warga sehari-hari.

Ia mengatakan pengumpulan dana swadaya yang dilakukan masyarakat Aceh untuk pembangunan jembatan secara mandiri, dikhawatirkan hasil pembangunannya akan menimbulkan korban jiwa karena aspek keselamatan yang kurang terpenuhi.

"Karena mengingat kekhawatiran terhadap keselamatan masyarakat. Kalau memang dilaksanakan secara swadaya, kita khawatir terhadap keselamatan pengguna jembatan. Jadi kita akan tetap jalan dengan program kita," jelasnya.

Ia juga mengatakan rencananya Menteri PU dengan tim Satgas mengunjungi Aceh untuk memantau perkembangan pembangunan Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Pembangunan jembatan ini juga menjadi salah satu prioritas pemerintah melalui Menteri Pekerjaan Umum sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana. Selain itu KemenPU juga terus melakukan penyelesaian pembangunan sekolah rakyat, dan persiapan menghadapi El Nino.

Sebelumnya, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menyatakan untuk jembatan dan jalan kawasan Enang-enang Kabupaten Bener Meriah, Aceh bakal dibangun permanen pada 2027, dan sementara ini sudah ada jalan alternatif yang dapat dilintasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pacabencana banjir bandang dan tanah longsor Aceh, jembatan Enang-enang yang menghubungkan Kabupaten Bener Meriah dan Bireuen masih belum diperbaiki secara optimal.

Akibatnya, masyarakat setempat mulai memperbaiki jembatan dan jalan di sana secara mandiri untuk dapat dilintasi, minimal untuk digunakan kendaraan roda dua. (Ant)

Satgas PRR.

Satgas PRR Perkuat Struktur Jembatan Enang-enang Respons Aspirasi Warga Bener Meriah

Langkah tersebut menjadi respons cepat atas aspirasi warga yang sebelumnya bergotong royong memperbaiki akses jembatan secara swadaya demi mempertahankan aktivitas harian

img_title

VIVA.co.id

7 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |