California, VIVA – Nissan kembali mengumumkan program recall terhadap hampir 1.000 kendaraan di Amerika Serikat akibat dua masalah berbeda yang berkaitan dengan sistem transmisi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pabrikan memastikan keselamatan dan kualitas produk yang telah dipasarkan.
Sebagian besar kendaraan yang terdampak merupakan sedan Nissan Sentra model tahun 2025. Selain itu, program recall juga mencakup sejumlah unit Nissan Rogue model tahun 2022 hingga 2026 yang menggunakan komponen transmisi tertentu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Rabu 8 Juli 2026, kasus terbesar melibatkan 946 unit Nissan Sentra 2025. Nissan menemukan adanya potensi poros penggerak atau driveshaft yang tidak terpasang sempurna pada transmisi CVT, sehingga dapat memicu sejumlah masalah saat kendaraan digunakan.
Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan hilangnya tenaga penggerak, kebocoran oli transmisi, hingga dalam kondisi tertentu kendaraan masih dapat bergerak meski tuas transmisi sudah berada di posisi parkir. Meski demikian, Nissan menyebut hanya sekitar 3,8 persen dari kendaraan yang ditarik diperkirakan mengalami masalah tersebut.
Investigasi bermula setelah seorang pelanggan melaporkan munculnya peringatan "CVT reduced power" saat berkendara. Pemeriksaan di bengkel menemukan adanya suara tidak normal pada transmisi serta kebocoran oli di area poros roda depan sebelah kiri.
Beberapa hari kemudian, laporan serupa kembali diterima sehingga Nissan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Hasilnya, masalah ditelusuri berasal dari kesalahan pada proses produksi komponen oleh pemasok, yang menyebabkan salah satu bagian bantalan memiliki ukuran sedikit lebih besar sehingga driveshaft tidak dapat terpasang dengan sempurna.
Hingga saat ini, Nissan mencatat terdapat 13 klaim garansi, tiga laporan teknis, dan dua pengaduan konsumen terkait masalah tersebut. Pabrikan menyatakan belum menerima laporan kecelakaan maupun korban luka akibat kasus ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebagai langkah perbaikan, dealer akan memeriksa posisi driveshaft pada kendaraan terdampak. Jika ditemukan tidak terpasang dengan benar, teknisi akan mengganti driveshaft beserta unit transmisi CVT, dengan proses pengerjaan yang dapat memakan waktu lebih dari 10 jam.
Selain Sentra, Nissan juga mengumumkan recall terhadap 42 unit transmisi yang digunakan pada Nissan Rogue model 2022 hingga 2026. Sebagian besar merupakan unit transmisi hasil remanufacturing atau rekondisi.
Halaman Selanjutnya
Masalah pada Rogue berasal dari komponen internal control valve assembly yang dapat menyebabkan sistem gagal mendeteksi posisi gigi transmisi. Akibatnya, indikator posisi transmisi di panel instrumen tidak muncul dan dalam kondisi tertentu transmisi dapat tetap berada di posisi netral.

1 week ago
2











