Richard Lee Curiga Barang Bukti Ditukar, Ungkap Kejanggalan di Persidangan: Menurut Saya Ngaco Banget Sih!

2 hours ago 2

Selasa, 1 September 2026 - 10:02 WIB

VIVA – Persidangan kasus dugaan pelanggaran izin edar dan perlindungan konsumen yang menjerat dokter Richard Lee masih berlanjut. Dalam sidang tersebut, Richard menyoroti sejumlah hal yang menurutnya janggal, terutama terkait asal produk yang menjadi bagian dari perkara hingga perbedaan antara keterangan saksi dan barang bukti.

Richard mempertanyakan perkara tersebut lantaran produk yang dibeli oleh pelapor, dokter Samira alias Dokter Detektif (Doktif), disebut tidak diperoleh langsung dari kliniknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Richard, produk tersebut dibeli melalui pihak ketiga atau reseller di marketplace. Ia menegaskan pihak itu disebut tidak memiliki kerja sama resmi dengannya.

"Menurut saya ngaco banget sih ya. Saya juga lihat ini sudah benar-benar dari awal ininya sudah tertuju dengan saya. Padahal kan belinya bukan di tempat saya," kata dr. Richard Lee di Pengadilan Negeri Tangerang, Senin 31 Agustus 2026.

Keterangan Saksi Dipertanyakan

Richard kemudian menyoroti keterangan salah satu saksi penjual bernama Arman yang muncul dalam persidangan.

Berdasarkan fakta yang disampaikan dalam sidang, Arman mengaku membeli 13 boks produk melalui akun resmi. Namun, catatan penjualan yang terlihat pada etalase toko milik saksi disebut menunjukkan angka berbeda, yakni mencapai 21 boks.

Tak hanya soal jumlah produk yang diperjualbelikan, Richard juga mempertanyakan kondisi barang bukti yang kini berada di persidangan.

Ia menyinggung pengakuan saksi yang sebelumnya menyatakan sempat mengonsumsi produk tersebut. Menurut Richard, jika produk benar-benar dikonsumsi, jumlah barang yang tersisa seharusnya mengalami pengurangan.

"Bagaimana ceritanya juga dia beli 13 di tempat saya, terjual di etalasenya 21? Dan dia juga makan (minum) katanya. Artinya kalau dia makan, berkurang dong, bukan 2,5 boks lagi. Harusnya kurang dari 2,5 boks," jelas Richard Lee.

Richard menilai perbedaan tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai kesesuaian antara barang yang dibeli, produk yang dijual, dan barang bukti yang kemudian dihadirkan di pengadilan.

Richard Duga Ada Barang yang Ditukar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari persoalan tersebut, Richard kemudian menyampaikan dugaan lebih jauh mengenai keaslian barang bukti dalam perkara yang tengah dihadapinya.

Ia menilai jumlah barang bukti yang ditampilkan dalam persidangan tidak sejalan dengan keterangan saksi mengenai pembelian dan konsumsi produk.

Halaman Selanjutnya

"Ini bukti di depan hakim adalah 2,5 boks. Artinya apa? Ada kebohongan di sini. Ada bukti yang ditukar, ada barang yang ditukar," tegasnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |