Robi Darwis Bicara Jujur Soal Alasan Tinggalkan Persib demi Gabung Arema FC

1 week ago 3

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:12 WIB

Malang, VIVA – Kepindahan Robi Darwis dari Persib Bandung ke Arema FC menjadi salah satu transfer yang cukup menyita perhatian jelang bergulirnya Liga 1 musim 2026/2027. Setelah tiga musim menjadi bagian dari skuad Maung Bandung yang mendominasi kompetisi, pemain serbabisa asal Cianjur itu akhirnya memilih membuka lembaran baru bersama Singo Edan.

Arema FC resmi memperkenalkan Robi sebagai rekrutan anyar untuk memperkuat tim racikan Marcos Santos. Kehadirannya diharapkan menambah kedalaman skuad karena memiliki kemampuan bermain di lebih dari satu posisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Robi, keputusan meninggalkan Persib bukanlah sesuatu yang diambil secara mendadak. Ia mengaku mulai mempertimbangkan masa depannya sejak kompetisi musim lalu hampir berakhir, ketika belum mendapat kepastian mengenai kelanjutan kariernya di Bandung.

Situasi tersebut membuat pemain Timnas Indonesia kelompok umur itu meminta agennya membuka komunikasi dengan sejumlah klub. Dari beberapa pilihan yang muncul, Arema FC menjadi tim yang dinilai paling menunjukkan keseriusan.

Pemain Timnas Indonesia U-23 Robi Darwis

"Saya melihat keseriusan itu datang dari Arema FC. Alhamdulillah negosiasinya berjalan, jadi tidak banyak lika-liku dan tidak perlu menunggu lama," kata Robi Darwis seperti dikutip ILeague.

Selain faktor kepastian, Robi juga memiliki target pribadi yang ingin dicapai di usia yang akan menginjak 23 tahun pada Agustus 2026. Ia merasa membutuhkan klub yang mampu memberinya kesempatan tampil lebih banyak agar proses perkembangannya sebagai pemain terus berlanjut.

Kepercayaan itu diwujudkan Arema FC melalui kontrak berdurasi dua musim yang langsung disepakati kedua belah pihak.

"Saya juga ingin mengangkat tim yang memang meminati saya," kata pemain Timnas Indonesia kelompok umur itu.

Tak hanya memulai tantangan baru bersama Arema FC, Robi juga akan mengenakan nomor punggung 21. Angka tersebut ternyata memiliki arti khusus dalam kehidupan pribadinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sebentar lagi mau menikah. Kemarin memang ada beberapa opsi nomor, tapi sudah ada yang memakai. Jadi saya memutuskan tanya apakah bisa ambil nomor 21," imbuhnya.

Meski baru beberapa waktu berada di Malang, Robi sudah merasakan pengalaman unik beradaptasi dengan budaya lokal. Salah satunya adalah kebiasaan masyarakat menggunakan bahasa walikan yang cukup terkenal di Kota Apel.

Halaman Selanjutnya

Ia mengaku sempat kebingungan ketika mendengar beberapa kata yang diucapkan secara terbalik.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |